FIKA CAFE & BAKERY ALMATY KAZAKHSTAN - Majalah Otten Coffee
Tak ada yang menyangka bahwa akhirnya kami sampai juga di Almaty, Kazakhstan. Kota yang berada di Asia Tengah yang dulunya merupakan bagian dari Uni Soviet ini menyimpan banyak keseruan salah satunya adalah kopi.

MENGUNJUNGI Almaty, kota yang dijuluki sebagai kota apel ini sebenarnya adalah sebuah keputusan yang tidak matang-matang amat. Kebetulan kami mendapat tiket yang harganya bagus dan untuk mengunjungi negara ini tidak memerlukan visa sama sekali, jadi kami pun dengan mudah melangkahkan kaki ke sini. Menurut riset dari para pejalan lain Almaty cukup menyenangkan dengan fasilitas transportasi dan akomodasi yang mumpuni dan ramah untuk turis. Pun budget untuk melancong ke sini tidak terlalu mahal jadilah kami memutuskan mampir.
Rekomendasi Kopi Terbaru Otten Coffee untuk V60, French Press, AeroPress dan metode manual brew.

Almaty dan Kedai Kopi
Kami datang pada saat musim semi. Musim dingin telah menyingkir dan musim semi hadir dengan sebuah kebaruan yang seru. Udara sejuk dan cahaya matahari yang perlahan menghangat menjadikan Almaty begitu seksi khususnya untuk kami yang memang berasal dari negara yang hanya memiliki dua musim. Tujuan kami sebenarnya ingin bertolak ke negara sebelahnya Uzbekistan tapi menurut kami Almaty layak dijadikan tempat mengeksplorasi. Salah satu yang membuat surprise adalah betapa di Almaty banyak kedai kopi yang bisa dikunjungi. Ada beberapa distrik atau wilayah di kota ini yang memang menjadi tempat berjejernya kedai kopi. Salah satu kedai kopi yang paling banyak kami lihat ulasannya di media sosial adalah Fika. Fika sendiri berada di distrik ramai dan berdiri di salah satu gedung yang interiornya dimodifikasi ala Skandinavia.

Kopi di Fika Cafe & Bakery Almaty
Saat kami datang suasana sedang lumayan santai. Hanya ada beberapa orang duduk di bagian luar dan di dalam beberapa meja memang sudah kosong. Mungkin karena kami datang setelah waktu brunch jadi di sini lumayan lega. Kami memilih duduk di sudut dekat jendela dengan harapan bisa melihat seluruh ruangan sepaket dengan melihat kehidupan di luar jendela. Desain Fika Cafe Almaty ini menurut kami cukup keren dengan mengambil tema minimalis namun tetap pengedepankan karakternya dengan memberi sentuhan warna dan art instalation yang eye catchy dan fotogenik. Bahkan kamar mandinya saja sangat cantik dan menarik. Kami suka!

Layout dari Fika Cafe Almaty cukup sederhana. Saat masuk kamu langsung disambut dengan stand roti dan pastry. Banyak orang yang take away roti dan pastry di sini. Coffee bar ada di sebelahnya dengan mesin kopi menghadap ke tembok. Mereka memiliki banyak ragam menu kopi yang menurut kami cukup lengkap. Tapi kalau ke negara bekas Uni Soviet bolehlah sesekali mencoba Raf Coffee. Semacam kopi susu dengan sirup vanila yang biasanya memang disajikan panas. Rasanya enak! Di bagian kanan ruangan ada tempat produksi roti dan pastry. Yang dari luar kamu sebenarnya bisa melihat proses pembuatannya. Setiap meja dan kursi di beberapa section dibiarkan berbeda dan tidak seragam. Jadinya terlihat sangat dinamis dan playful.

Americano & Caviar
Tentu karena pagi itu kami belum ngopi kami memutuskan memesan secangkir Hot Americano yang kalau tidak salah dibandrol 900 Tenge. Atau sekitara hampir 30 ribu rupiah. Teman saya memesan Raf Coffee yaitu kopi khas Rusia dan negara pecahan Uni Soviet. Raf Coffee adalah kopi susu dengan vanila jadi rasanya cukup nikmat. Untuk makanan kami pesan sesuatu yang namanya kami lupa tapi yang jelas itu adalah selembar kopi dengan cream cheese dan caviar di atasnya. Wow! Sungguh sebuah kemewahan dengan caviar kualitas baik harganya tak merusak kantong.

Intinya untuk kami Fika Cafe ini adalah salah satu tempat wajib yang kamu harus datangi jika mampir ke Almaty. Tanpa banyak bicara kamu wajib coba sendiri!

