ESPRESSO METODE SEDUH MOKA POT ATAU ESPRESSO MACHINE, LEBIH NIKMAT MANA - Majalah Otten Coffee
Benarkah Stovetop Moka Pot dapat menyajikan espresso idaman dengan karakter rasa yang menarik dan bikin kangen penikmat espresso. Lalu, adakah perbedaannya dengan espresso yang dibrew menggunakan Espresso Machine?

SEJAUH ini di beberapa kedai kopi percaya bahwa sajian kopi menggunakan Stovetop Moka Pot lebih nikmat untuk disajikan menggunakan susu. Karena kopi yang dihasilkan oleh seduhan Moka Pot umumnya akan memiliki karakter rasa yang strong. Karakter kopi yang strong sangat serasi bila disandingkan dengan susu, maka jadilah kopi yang nikmat. Namun tidak selamanya pendapat ini benar, mungkin beberapa penikmat kopi dan pecinta alat Moka Pot punya cerita tersendiri akan seduhan kopi mereka.
|
|
|
|
Sekilas Tentang Stovetop Moka Pot
Alat ini lahir dari kisah yang cukup menarik. Coffee maker ini terinisiasi karena melihat kegiatan mencuci pakaian menggunakan mesin cuci. Alfonso Bialetti merupakan penemu Stovetop Moka Pot, Alfonso terinspirasi saat melihat istrinya yang sedang mencuci pakaian, selanjutnya teori penerapan pada mesin cuci dikembangkan maka jadilah Stovetop Moka Pot Bialetti hingga kini. Kesuksesan Moka Pot tidak terlepas dari usaha anak Alfonso yang mengembangkan pemasaran lebih meluas lagi, Renato Bialetti.
Pertanyaan tentang lebih nikmat espresso dengan metode seduh moka pot atau dengan espresso machine, mungkin lebih tepat dijawab oleh orang Italia. Tapi setidaknya, marilah merunut hasil seduhan kopi yang dihasilkan diantara keduanya.

Hasil Seduhan Stovetop Moka Pot
Untuk cara membuat sajian kopi menggunakan Moka Pot sangat mudah, Otten di beberapa kesempatan telah banyak mengulas metode sajian menggunakan Moka Pot. Persiapan pun tidak terlalu sulit, memasukkan fine ground coffee pada coffee plug dan kemudian memasangkannya ke water boiler, yang nantinya dipanaskan dan mengaliri coffee plug. Liquid espresso pun tersaji seketika diawali dengan crema yang menggelembung keluar dari exit tube. Dengan moka pot crema yang tidak terlalu tebal namun memiliki karakter rasa yang kaya pada single origin tertentu dan dapat mengimbangi karakter rasa espresso. Kekurangan menggunakannya ada pada waktu ekstraksi, lebih cepat dibandingkan menggunakan espresso machine, butuh keahlian khusus untuk menjaga konsistensi rasa.
Hasil Seduhan Dengan Espresso Machine
Rekomendasi mesin kopi rumahan
Disc. hingga 1JT* Mesin Kopi Breville

Perbedaan sangat jelas, Moka Pot menggunakan air yang dipanaskan sementara Espresso Machine menggunakan banyak komponen yang terkait. Yang paling menonjol pada espresso machine adalah water boiler pastinya, grouphead untuk flow air, dan portafilter sebagai wadah ground coffee. Untuk pertama mungkin akan terkesan rumit, namun bila sudah biasa tidak terlalu susah. Tamping ground coffee di portafilter kemudian memasangnya ke grouphead yang nanti air panas akan di-shot dari water boiler melalui shower screen dengan lubang-lubang kecil. Tingkat kesulitan pada espresso machine menyeluruh, dari mulai persiapan hingga proses seduh, dibandingkan moka pot kesulitannya hanya pada konsistensi rasa yang terkait pada rasio kopi. Sangat mudah untuk menyajikan espresso dalam jumlah banyak, dan variasi minuman lebih ragam karena tersedianya steam wand, karakter rasa kompleks dan konsisten. Kekurangan butuh keahlian yang menyuluruh dari mulai persiapan, sampai proses bahkan perlu juga mengetahui perawatan espresso machine agar espresso yang disajikan tetap nikmat.
Hasil Perbandingan
Berdasarkan pengertiannya kalangan penikmat kopi pasti sisakan pro dan kontra, mungkin sajian kopi dari moka pot tidak bisa disebut sajian espresso. Karena espresso sendiri hadir sebab kecepatan air yang dishot hanya hitungan detik. Tapi karakter kopi seduhan moka pot tidak jauh berbeda dari espresso, memiliki crema yang menjadi ciri khas minuman ini. Bagaimana pendapat kamu tentang seduhan kopi antara kedua coffee maker ini, manakah yang lebih nikmat?
src: homegrounds.com img: search engine
Moka Pot Mana Yang Paling Terbaik Untuk Kamu!
Selengkapnya Bialetti Edisi Terbatas!



