DIGITAL MARKETING DASAR UNTUK BISNIS KOPI - Majalah Otten Coffee
Digital marketing dalam industri kopi sama pentingnya seperti lini lainnya. Untuk kamu sedang yang memulai bisnis di industri kopi, pembahasan mengenai digital marketing dasar untuk bisnis kopi ini mungkin pas untukmu.
SEGALA lini industri membutuhkan satu hal yang begitu penting selain sales, yaitu marketing atau pemasaran. Pemasaran sendiri pada dasarnya tidak secara langsung digunakan untuk meningkatkan penjualan, tetapi lebih untuk membantu engagement dan penetrasi kepada calon konsumen.
Dalam kopi, segalanya membutuhkan relasi yang jelas dan lekat. Mereka yang sudah terlanjur jatuh cinta pada satu merek kopi, biasanya sulit pindah ke lain hati. Relasi dan nilai seperti ini biasanya diawali dengan jitunya digital marketing stragegy.
Lalu, bagaimana teknik pemasaran digital dasarnya?
Membangun Hubungan Baik dan Dekat Kepada Pelanggan
Tak kenal maka tak sayang sangat berlaku dalam industri kopi. Di kopi, kita tak hanya menjual produk, tetapi juga memberi solusi. Mereka yang butuh kafein, membutuhkan kafein. Mereka yang bosan dengan kopi tak enak, butuh kopi enak. Mereka yang enggan menikmati kopi mahal, membutuhkan kopi yang terjangkau. Di sini kita hadir menjadi solusi yang terjembatani dari hubungan baik itu.
Kita peduli terhadap masalah mereka, kita hadir sebagai jawaban dari segala pertanyaan. Kita mengisi ‘lubang’ dari segala kosongnya. Mungkin banyak produk kopi yang sudah lebih dahulu beredar, tapi kita bisa belajar dari hal-hal yang mungkin belum mereka berikan.

Selain solusi tadi, kita harus berkomunikasi secara humanis dan lekat dengan pelanggan. Caranya, kamu dapat berkomunikasi di media sosial, memberikan give away atau reward terhadap yang kerap berlangganan. Kita ingat dengan mereka, kita hafal menu yang dipesannya. Kita berlaku sebagai ‘teman’. Tak hanya sekadar pembeli dan penjual.
Kenal Siapa Target Pasar Kita
Seringnya, kegagalan dari sebuah bisnis kopi adalah pelaku bisnis tidak benar-benar paham dan mengenal siapa target bisnisnya. Dengan menentukan target pasar, itu akan mempermudah kamu dalam menciptakan produk, berkomunikasi dalam kampanye atau iklan, serta mempermudah kita untuk mengeluarkan gagasan-gagasan baru yang meningkatkan penjualan.
Jika target pasar kita adalah milenial, maka kita secara cermat bisa ‘berlaku’ sebagai milenial. Kita menggunakan taktik yang relate dengan mereka. Kita menggunakan bahasa komunikasi layaknya mereka dan mereka pahami. Kita bermedia sosial ala mereka dan dekat dengan mereka sehingga produk dan konten yang kita olah bisa diserap dan tepat sasarannya.

Bermanfaat & Tidak Fokus Pada Produk Saja
Tak ada yang peduli jika kita kerap bicara soal produk atau diri sendiri. Di era sekarang, orang memerlukan hal-hal yang menguntungkan mereka dan bisa membawa manfaat dan daya guna. Kopi enak akan kalah dengan kopi yang hadir dan membawa nilai-nilai besar bagi target marketnya. Produk berkualitas akan hilang pesonanya dibanding produk yang bisa mewakili suara yang ingin digaungkan pelanggannya.

