COFFEE COALS: 'ARANG' DARI AMPAS KOPI - Majalah Otten Coffee
Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan menciptakan beragam hal-hal positif. Salah satunya bahan bakar yang disebut dengan coffee coals yang diciptakan dari ampas kopi.
BANYAKNYA penggunaan kopi yang dikonsumsi para peminumnya mengakibatkan banyaknya limbah ampas kopi yang terbuang begitu saja. Ya meski beberapa orang dengan cermat menggunakan ampas kopi ini dalam kebutuhan sehari-hari seperti untuk pupuk tanaman, produk kecantikan serta pengharum ruangan namun hal tersebut rasanya tidak cukup. Sampai suatu hari terbentuklah sebuah perusahaan yang difasilitasi oleh West Lafayette, Ind. Mereka menciptakan sejenis batubara yang terbuat dari kopi berupa briket berbentuk kubus yang bisa digunakan untuk beragam keperluan.

Ampas-ampas kopi yang dibuang dan tidak digunakan kedai kopi lagi bisa digunakan menjadi ‘arang kopi’. Bedanya produk Coffee Coals ini dengan arang biasa adalah tidak mengandung aditif petrokimia. Bara yang dihasilkan coffee coals ini aman untuk digunakan dalam kegiatan memanggang makanan dan membakar lebih panas dari batubara dan arang konvensional yang sudah ada. Briket-briket coffee coals yang sudah dibakar ini bisa bertahan kurang lebih satu jam di udara terbuka dalam cuaca normal. Lalu apakah arang dan briket ini akan menghasilkan aroma saat digunakan memanggang? Jawabannya tidak. “Coffee coals ini tidak mengeluarkan aroma kopi sama sekali. Aromanya lebih seperti arang yang alami,” ujar Rich Bruins sang pemilik Coffee Coals kepada Daily Coffee News.

Inspirasi diciptakannya coffee coals ini datang pada saat Rich Bruins mengunjungi Guatemala dan meneliti permasalahan yang dihadapi petani kopi di sana. Dia mencoba membantu para pelaku industri kopi di Guatemala mulai dari masalah teknis hingga permasalahan limbah. Seiring berjalannya waktu pada akhir 2013 Rich Bruins memproduksi briket kopi pertamanya di Guatemala. Penelitian dan penciptakan tetap dilakukan hingga pada musim semi 2014 ada investor yang ingin bergabung dan coffee coals akhirnya diproduksi dalam skala besar.
Coffee Coals dijual secara online di Amazon dan beberapa supermarket di Amerika Serikat. Kemasan Coffee Coals hampir mirip dengan kemasan briket dan arang konvensional lainnya tapi yang membedakannya adalah benda yang satu ini terbuat begitu istimewa dari limbah kopi yang menurut orang awam hampir tak ada gunanya. Kapan ya coffee coals seperti ini diciptakan juga di Indonesia?
Foto utama dari turkishcoffee.us

