CCD; METODE IMMERSION ATAU DRIP? - Majalah Otten Coffee
Clever Coffee Dripper lebih akrab singkatnya dengan sebutan CDD, namun menyeduh kopi menggunakan Clever Coffee Dripper termasuk dalam metode immercion atau drip?
UNTUK sebagian penikmat kopi mungkin sudah mengetahui CCD itu apa, yang jelas bukan aksesoris kopi, atau souvenir kopi. CCD merupakan alat kopi dripper, sekilas jika dilihat bentuknya tidak ada perbedaan dengan dripper lain seperti dripper Hario, atau dripper Kalita. Namun setelah melihat bagaimana proses menyeduh kopi menggunakan CCD kamu akan berpikir ulang, apakah CCD bisa dikatakan sebuah dripper, mengapa sekilas hampir mirip dengan metode immersion.
Dripper pada umumnya menerapkan metode drip, yang mana air akan menetes atau jatuh perlahan setelah air panas mengaliri kopi. Langkahnya pun diawali dengan menuangkan air panas dengan kettle ke bubuk kopi yang diletakkan pada wadah dripper. Cara menuangkan air panas ke bubuk kopi pun memiliki variasi teknik, apakah itu sedikit demi sedikit atau dituang perlahan berdasarkan gramasi. Teknik menuangkan air pada metode ini biasanya untuk mengatur dan memanipulasi agitasi-pergerakan bubuk kopi saat dilalui air panas.
Immersion paling jelas jika melihat metode French Press atau AeroPress, umumnya metode immersion ini melibatkan perendaman bubuk kopi beberapa saat sebelum disajikan. Pada French Press, proses ekstraksi bubuk kopi direndam yang kemudian plunger-pompa penekan ditekan untuk memisahkan hasil ekstraksi kopi dengan bubuk kopi dalam satu wadah. Begitu juga AeroPress ada perendaman bubuk kopi untuk beberapa saat sebelum ditekan perlahan untuk menghasilkan ekstraksi kopi.

Singkatnya, CCD menurut saya menerapkan kedua metode, immersion dan juga drip. Jika pada French Press beberapa mengalami kesulitan membersihkan alat kopinya dari sisa residu kopi yang menempel setelah proses menyeduh. Menggunakan CCD mudah, karena hanya mengangkat paper filter bersamaan bubuk kopi yang telah diseduh. Namun tetap saja, karakter rasa pada immersion French Press lebih seimbang dibandingkan immersion CCD, sebab paper filter memiliki karakter menyerap minyak pada kopi. Padahal minyak pada kopi juga berkontribusi perihal karakter rasa.
Proses Clever Coffee Dripper CCD
Sama halnya menyeduh kopi pada driper biasanya, di awal kamu pilih biji kopi yang akan digunakan, tentukan rasio favorit kamu. Apakah itu 1:18 atau 1:16, pastinya kamu punya perhitungan sendiri untuk rasio menggunakan dripper, jenis gilingan bubuk kopi sebaiknya tidak terlalu kasar juga tidak terlalu halus.
Preheat dan Mengaliri Filter | Sama halnya untuk menyeduh menggunakan metode apa pun, ada baiknya menghangatkan semua perlengkapan yang akan digunakan kemudian membasahi paper filter dengan air panas. Paper filter pun tidak perlu khusus, karena paper filter biasa untuk digunakan pada dripper kalita sesuai dengan CCD.

Menuang Bubuk Kopi ke Dripper | Bubuk kopi yang sudah dipersiapkan, kemudian dituang pada dripper yang sebelumnya dipasang paper filter, sedikit menggerakkan CCD dengan gerakan mengayak untuk meratakan bubuk kopi. Perlu diingat, jangan letakkan dripper pada cup atau wadah kopi saat menuangkan air panas nantinya, lebih baik letakkan dripper di atas scale untuk menjaga gramasi air.
Menuang Air Panas | Pouring-menuangkan air panas melalui kettle, di sini beberapa barista memiliki teknik sendiri. Apakah itu membiarkan bubuk kopi blooming terlebih dahulu, atau menuangkan air panas secara keseluruhan. Setelah air panas dituang keseluruhan, tunggu beberapa menit kurang lebih 2 menit, ambil sendok untuk memaksa bubuk kopi yang terangkat untuk ditenggelamkan ke air panas sampai tidak terlihat lagi bubuk kopi, kemudian tutup dripper menggunakan penutup CCD.

Memindahkan Dripper CCD ke Cup atau Wadah Kopi | Jangan heran saat menuangkan air panas, air tidak mengalir, saat memindahkan dripper ke cup di sinilah otomatis air ekstraksi kopi akan mengalir ke bawah yang sebelumnya terendam bersama bubuk kopi. Jika kesalahan mengaduk, atau tidak diaduk sama sekali, ekstraksi kopi tidak akan optimal dan terlihat jelas pada sisa ampas bubuk kopi yang tertinggal di paper filter.
Selain yang bening, Clever Coffee Dripper tersedia variasi warna, hitam, merah dan juga memiliki 2 jenis ukuran. Sisi magis pada CCD terletak pada teknik pouring, dan juga cara mengaduk perlahan saat bubuk kopi direndam. Berapa lama kamu harus menunggu bubuk kopi direndam, terpulang kamu inginkan kualitas rasa yang bagaimana, ada yang menunggunya hingga 2 menit, 4 menit, its up to you. Jangan heran karakter rasa kopi akan mirip hasil seduhan French Press namun lebih clean-bersih dan terlalu cepat rasa singgah di mulut. Your coffee, your way.

