CARA TERBAIK PAKAI FRENCH PRESS SELAMA RAMADAN - Majalah Otten Coffee
Selama bulan ramadan ritual ngopi para pencinta kopi pasti jauh dari yang ribet-ribet. Salah satu alat seduh anti-ribet menurut banyak orang adalah french press.
BANYAK pencinta kopi yang mengubah ritual ngopi mereka selama bulan puasa. Ada yang biasanya dua sampai tiga kali sehari, kini menjadi sekali saja. Ada yang biasanya mengawali hari dengan ngopi pagi, kini ngopi di saat sahur. Dan ada pula yang biasanya ngopi di kedai kopi langganan, kini mulai beralih lebih sering ngopi di rumah. Khususnya untuk mereka yang memilih ngopi di saat sahur, biasanya sangat menghindari proses seduh kopi yang penuh keribetan. Maklum, sahur adalah waktu yang cukup singkat jadi kalau bisa ritual seduhnya juga jangan lama-lama agar kopi bisa dinikmati tanpa terlalu terburu-buru.

Salah satu alat seduh kopi yang banyak direkomendasikan selama bulan ramadan ini adalah french press. Karena alat seduh ini begitu praktis dan tentu cocok untuk mereka yang satset dalam menyeduh.
Sejarah Awal French Press
French Press adalah alat kopi praktis yang secara prosesnya bubuk kopi direndam kemudian ditekan agar ampas kopinya terpisah di bagian bawah. Selanjutnya tuang hasil ekstraksi kopi dari alat kopi french press ke cangkir, tergantung rasio kopi yang digunakan hasil ekstraksi kopi french press bisa sangat istimewa. Direkomendasikan untuk menggunakan gilingan medium coarse untuk hasil ekstraksi kopi berkarakter rasa seimbang.
Sejarah mencatat bahwa french press dikenal telah lama, bahkan rancangan pertama french press dipatenkan pada tahun 1852 oleh Mayer dan Delforge berkebangsaan Perancis. Rancangannya masih sangat dasar, tidak seperti French Press yang sekarang ini. Selanjutnya french press yang hampir mirip seperti sekarang ini dipatenkan untuk pertama kali oleh Attilio Calimani dan Giulio Moneta yang berkebangsaan Italia pada tahun 1929. Desain populer selanjutnya, dipatenkan pada tahun 1958 oleh Faliero Bondanini yang berkebangsaan Swiss, dan desain inilah yang menjadi identitas french press di Perancis.

Kenapa French Press Cocok Di Bulan Puasa?
Pertama adalah sisi kepraktisan yang ditawarkan. Apalagi teruntuk para new homebrewer dan pengopi pemula. Menyeduh dengan french press ada cukup dengan berinvestasi alat seduhnya saja. Tidak perlu timbangan kopi karena french press dilengkapi dengan takaran ukur di dinding gelasnya dan menyeduhnya juga tak perlu keilmuan yang rumit.
Namun meski demikian french press mampu menawarkan cita rasa yang unik dan nikmat. Jadi meskipun di bulan puasa kamu ngopi sendiri di rumah, kopi yang kamu seduh tidak akan mengecewakan rasanya.

Cara Menggunakan French Press
Menggunakan french press begitu mudah sampai menjadi alat kopi pilihan praktis untuk teman sahur dan minuman setelah berbuka. Adapun caranya adalah sebagai berikut:
Yang Dibutuhkan:
- 14 ml kopi yang digiling pada level medium to coarse
- 200 ml air panas dengan suhu 91’C
- French press
- Cangkir saji
Cara Menyeduh:
- Tuang kopi yang sudah disiapkan ke dalam french press
- Tuang air kira-kira seperempat dari air yang disiapkan
- Diamkan 30 detik
- Kemudian aduk
- Lalu tambahkan sisa air
- Lalu diamkan kira-kira 40 detik
- Pasang plunger lalu tekan hingga ke dasar
- Tuang hasil seduhan ke cangkir saji.

Cara Terbaik Pakai French Press
Memang semua orang bisa seduh menggunakan french press, tapi berikut ini kami bagi tipsnya agar ritual seduh selama ramadanmu bisa lebih seru.
- Jangan lupa untuk selalu membilas semua komponen french press sebelum digunakan. Terutama di bagian plunger agar tidak ada residu atau sisa kopi dari seduhan sebelumnya
- Jika kamu tidak ingin menghabiskan kopi dengan cepat, kamu wajib memindahkan semua kopi hasil seduhan ke wadah lain. Karena jika tidak kopi akan terus terekstraksi dengan ampasnya dan mengakibatkan rasa kopinya menjadi lebih pahit dan tidak nyaman.
- Pilih kopi dengan karakteristik sesuai seleramu lalu bermainlah dengan variabel berbeda untuk rasa yang nikmat.
- Gunakan air yang berkualitas.
