Cara Puasa Tidak Lemas 2026 dengan Kopi Arabika Terbaik - Majalah Otten Coffee
Puasa Ramadan sering membawa perubahan pada ritme tubuh. Tanpa asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam, banyak orang merasa mudah lemas, kurang fokus, atau cepat mengantuk saat menjalani aktivitas sehari-hari. Bagi pecinta kopi, kondisi ini sering menimbulkan dilema: tetap ingin menikmati kopi agar tetap segar, tetapi khawatir efek kafein justru membuat tubuh semakin lelah atau dehidrasi.

Kabar baiknya, kopi tetap dapat menjadi bagian dari rutinitas Ramadan selama dikonsumsi dengan cara yang tepat. Salah satu kunci utamanya adalah memilih jenis kopi yang lebih ramah bagi tubuh saat puasa, seperti biji kopi Arabika. Dengan kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan jenis lainnya, Arabika sering menjadi pilihan ideal bagi mereka yang ingin tetap menikmati kopi tanpa mengganggu kondisi tubuh selama berpuasa.
Mengapa Puasa Bisa Membuat Tubuh Terasa Lemas?
Rasa lemas saat berpuasa biasanya terjadi karena tubuh harus beradaptasi dengan perubahan pola makan dan minum. Selama berjam-jam tubuh tidak mendapatkan energi baru, sehingga cadangan energi dalam tubuh digunakan secara perlahan.
Selain itu, kurangnya cairan juga dapat memengaruhi kondisi tubuh. Kopi memiliki sifat diuretik yang meningkatkan produksi urine sehingga dapat mempercepat kehilangan cairan jika dikonsumsi secara berlebihan. Karena itu, pengaturan waktu dan jumlah konsumsi kopi menjadi sangat penting selama Ramadan.

Jika dikelola dengan baik, kopi justru dapat membantu meningkatkan fokus dan mengurangi rasa lelah selama menjalani aktivitas harian.
Memilih Biji Kopi Arabika yang Lebih Ramah untuk Puasa
Salah satu alasan kopi Arabika sering direkomendasikan saat Ramadan adalah kandungan kafeinnya yang relatif lebih rendah dibandingkan Robusta. Secara umum, biji kopi Arabika mengandung sekitar 1,2–1,5% kafein, sementara Robusta dapat mencapai 2,2–2,7%.
Kadar kafein yang lebih rendah membuat kopi Arabika terasa lebih ringan di tubuh. Selain itu, Arabika biasanya memiliki karakter rasa yang lebih halus, sedikit asam, dan aroma yang kompleks.
Beberapa jenis Arabika yang populer dan cocok dinikmati selama Ramadan antara lain:
- Arabika Gayo
- Arabika Mandailing
- Arabika Ethiopia
- Arabika Guatemala
Jenis-jenis tersebut dikenal memiliki profil rasa yang lembut sehingga tetap nyaman diminum pada malam hari tanpa efek stimulasi yang terlalu kuat.
Waktu Terbaik Minum Kopi Saat Puasa
Kesalahan yang sering dilakukan adalah minum kopi pada waktu yang kurang tepat. Agar tubuh tetap bugar selama Ramadan, penting untuk memahami waktu konsumsi yang ideal.

1. Hindari kopi saat sahur jika perut kosong
Minum kopi saat sahur dapat meningkatkan produksi urine dan membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Hal ini berisiko menyebabkan dehidrasi dan membuat tubuh terasa lemas saat berpuasa.
2. Minum kopi 1–2 jam setelah berbuka
Waktu terbaik menikmati kopi adalah sekitar satu hingga dua jam setelah berbuka. Pada saat ini, tubuh sudah mendapatkan energi dari makanan sehingga lambung lebih siap menerima kafein.
3. Hindari kopi terlalu malam
Minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat mengganggu kualitas istirahat. Padahal tidur yang cukup sangat penting agar tubuh tetap segar saat sahur dan menjalani puasa keesokan harinya.
Batasi Porsi Kafein Agar Tetap Fit
Selama Ramadan, konsumsi kopi sebaiknya tidak berlebihan. Banyak ahli menyarankan untuk membatasi konsumsi kopi sekitar satu cangkir per hari agar tubuh tetap nyaman dan tidak mengalami efek samping seperti jantung berdebar atau gangguan tidur.

Selain itu, perhatikan juga cara penyajian kopi. Hindari terlalu banyak gula atau krimer karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang membuat tubuh cepat lelah setelahnya.
Pilihan terbaik biasanya adalah:
- kopi hitam tanpa gula
- kopi dengan sedikit susu
- kopi manual brew
Cara ini membuat tubuh mendapatkan manfaat kafein tanpa tambahan kalori yang berlebihan.
Metode Seduh yang Lebih Ringan untuk Ramadan
Selain jenis biji kopi, metode penyeduhan juga memengaruhi pengalaman minum kopi selama puasa.
Salah satu metode yang sering direkomendasikan adalah cold brew. Metode ini menggunakan air dingin dan proses ekstraksi yang lebih lambat sehingga menghasilkan kopi dengan tingkat keasaman lebih rendah dan rasa yang lebih lembut.
Metode seduh lain yang juga cukup ringan antara lain:
- pour over
- filter coffee
- french press ringan
Kopi yang diseduh dengan metode tersebut biasanya terasa lebih bersih dan tidak terlalu berat bagi lambung.
Ngopi Enak; Biji Kopi Terbaru!

Menikmati single origin adalah perjalanan eksplorasi rasa kopi yang menakjubkan, membawa karakter unik setiap biji kopi dari daerah asalnya, sambil menciptakan segala momen kebersamaan yang hangat dan berkesan di kenyamanan rumah.
- Kopi Single Origin Arabika dari Otten selalu menghadirkan kesan rasa yang baru secara berkala, pada kesempatan ini ada Arabika Ethiopia Danche, Arabika Sulawesi Mamasa dan Biji Kopi Terbaru Pada Pekan Ini!
- House Blend populer dari Otten menciptakan kesan rasa kopi susu yang istimewa, best seller Crema Espresso dan Golden Crema.
Alat Kopi Pour Over Ringkas

Alat kopi pour over menjadi teman setia dalam eksplorasi ngopi di rumah, memungkinkan setiap momen kebersamaan dihiasi dengan cita rasa kopi yang kaya dan aroma yang menggugah selera.
- Set Hario Alat Seduh Kopi & Teh yang sudah termasuk dalam paketannya; Tea Maker Blue, Hario V60 Coffee Dripper 02 Blue, Coffee Filter 02, Mini Drip Kettle 300ml, Hario Coffee Grinder Smart G dan Protective Case.
- Hario Alat Seduh Kopi Mini Coffee Dripper, coffee server yang lehernya sekaligus menjadi dripper kapasitas 240ml.
- Hario Coffee Dripper Mugen Switch yang menerapkan perendaman kemudian tetesan dengan kapasitas 200ml.
Mesin Kopi Kapsul Anti Ribet

Mesin kopi kapsul anti ribet menghadirkan kepraktisan dalam eksplorasi ngopi di rumah, menyajikan setiap cangkir kopi yang nikmat dengan cepat, sehingga segala momen kebersamaan dapat dinikmati tanpa kesulitan.
- Otten Retto Forest Green tekanan ekstraksi 20 Bar bisa menggunakan kopi kapsul dan bubuk kopi dengan tangki air 1.2 liter
- Otten Veloce Froth Master tekanan ekstraksi 19 Bar dengan tangki air 0.85 liter dan tangki susu 0.3 liter dengan opsi warna; putih dan hitam.
- Otten Opresso kapasitas tangki air 0.6 liter dengan tekanan ekstraksi 19 Bar dan tersedia ekstraksi espresso dan lungo, tersedia opsi warna; hitam, biru, putih, merah muda.
Espresso Maker Rumahan

Espresso maker rumahan memberikan kemudahan dalam eksplorasi ngopi di rumah, menghadirkan cita rasa kopi berkualitas tinggi yang sempurna untuk dinikmati dalam segala momen bersama keluarga dan teman.
- Flair Espresso Maker alat pembuat espresso rumahan dengan tuas penekanan menghasilkan espresso hingga 12 bar dan kapasitas air bervariasi sesuai modelnya, dari termurah Flair Neo Flex V2 harga 1 jutaan, Flair Classic, Flair Pro 3, Flair Pro 2, Flair 58 harga 10 jutaan paling canggih.
- Wacaco Espresso Maker alat mungil yang bisa mengkreasikan espresso tekanan 18 bar, seri Wacaco Minipresso GR2 dengan bubuk kopi, Wacaco Minipresso NS2 dengan kopi kapsul, seri travelingnya; Wacaco Nanopresso Hitam dan Putih
Grinder Kopi Praktis Rumahan

Grinder kopi praktis rumahan mengubah setiap biji menjadi kesempurnaan, menghadirkan pengalaman eksplorasi ngopi berkelas yang berkesan di rumah dalam segala momen kebersamaan.
Tetap Jaga Hidrasi Tubuh
Kunci utama agar puasa tidak terasa lemas adalah menjaga keseimbangan cairan tubuh. Karena kopi memiliki efek diuretik, penting untuk mengimbanginya dengan minum air putih yang cukup.
Salah satu pola yang sering direkomendasikan adalah pola 2-4-2, yaitu:
- 2 gelas air saat berbuka
- 4 gelas air pada malam hari
- 2 gelas air saat sahur
Pola ini membantu tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari meskipun mengonsumsi kopi.
Menjadikan Kopi Sebagai Ritual Sehat Ramadan
Pada akhirnya, menikmati kopi saat Ramadan bukan sekadar soal minuman berkafein. Dengan memilih biji kopi Arabika yang berkualitas, mengatur waktu minum kopi dengan tepat, serta menjaga keseimbangan cairan tubuh, kopi dapat menjadi bagian dari ritual sehat selama bulan puasa.
Secangkir kopi Arabika setelah berbuka, dinikmati dengan tenang bersama keluarga atau sahabat, sering kali menjadi momen sederhana yang memberi energi baru setelah seharian menahan lapar dan haus.
Dengan cara yang bijak, kopi bukan hanya teman begadang atau pengusir kantuk, tetapi juga sahabat yang membantu menjaga tubuh tetap segar dan fokus selama menjalani ibadah puasa di Ramadan 2026.
