Cara Menggunakan Mesin Espresso - Majalah Otten Coffee
Untuk para pemula yang ingin membeli mesin espresso, artikel ini mungkin akan membantu kamu mengetahui cara menggunakan mesin espresso.

Mesin espresso adalah alat yang dirancang untuk membuat espresso dengan tekanan tinggi, menghasilkan kopi dengan rasa yang kuat dan lapisan crema yang khas. Berikut ini adalah langkah-langkah menggunakan mesin espresso, mulai dari persiapan hingga pembersihan.
1. Persiapan Awal
Sebelum mulai membuat espresso, pastikan mesin siap digunakan:
- Isi Tangki Air:
- Pastikan tangki air mesin espresso terisi dengan air bersih dan segar.
- Gunakan air yang memiliki kadar mineral seimbang untuk hasil optimal.
- Panaskan Mesin:
- Hidupkan mesin dan biarkan memanas selama 15-20 menit. Ini memastikan boiler dan grup kepala mencapai suhu yang ideal (90-96°C).
- Siapkan Kopi:
- Gunakan biji kopi segar, idealnya baru digiling. Pilih tingkat gilingan halus (mirip tekstur garam halus) untuk espresso.

Promo Bisa Berubah Sewaktu-waktu.
2. Langkah Membuat Espresso
Berikut ini langkah demi langkah membuat espresso menggunakan mesin:
a) Timbang dan Giling Kopi
- Timbang bubuk kopi sekitar 18-20 gram untuk portafilter double shot (atau sesuai ukuran portafilter Anda).
- Giling biji kopi menggunakan grinder dengan pengaturan halus.
b) Isi dan Ratakan Portafilter
- Masukkan bubuk kopi ke portafilter. Ratakan permukaan dengan jari atau alat distribusi kopi agar bubuk kopi tersebar merata.
c) Tamping (Memadatkan Kopi)
- Gunakan tamper untuk memadatkan bubuk kopi dengan tekanan yang konsisten (sekitar 15-20 kg). Tamping yang baik menghasilkan permukaan yang rata, sehingga ekstraksi lebih merata.
d) Pasang Portafilter ke Mesin
- Pasang portafilter ke grup kepala mesin. Putar hingga terkunci dengan kuat, tetapi jangan terlalu keras.
e) Ekstraksi Espresso
- Tempatkan cangkir di bawah portafilter.
- Tekan tombol ekstraksi atau tarik tuas mesin.
- Biarkan mesin mengekstraksi selama 25-30 detik untuk menghasilkan sekitar 30-40 ml espresso (single shot) atau 60-80 ml (double shot).
- Perhatikan aliran kopi. Idealnya, aliran harus seperti “ekor tikus,” tidak terlalu cepat atau lambat.

3. Menyesuaikan Ekstraksi
Hasil espresso dipengaruhi oleh beberapa faktor:
- Waktu Ekstraksi:
- Jika terlalu cepat (<25 detik), gilingan terlalu kasar.
- Jika terlalu lambat (>30 detik), gilingan terlalu halus.
- Rasa Espresso:
- Rasa pahit menunjukkan over-extraction (kopi terlalu diekstrak).
- Rasa asam menunjukkan under-extraction (kopi kurang diekstrak).
Eksperimen dengan tingkat gilingan, dosis kopi, dan tekanan tamping untuk menemukan keseimbangan rasa terbaik.
4. Membersihkan Setelah Penggunaan
Setelah selesai, bersihkan mesin untuk menjaga kualitas dan umur pakai:
- Buang Sisa Bubuk Kopi:
- Keluarkan portafilter dan buang sisa bubuk kopi.
- Flush Grup Kepala:
- Jalankan air panas melalui grup kepala untuk membersihkan sisa ekstraksi.
- Lap Portafilter:
- Bersihkan portafilter dengan kain lembap.
- Bersihkan Steam Wand:
- Jika menggunakan steam wand untuk susu, bersihkan segera setelah digunakan untuk menghindari kerak susu.
- Matikan Mesin:
- Matikan mesin setelah semua langkah selesai.
5. Tips Tambahan
- Gunakan Timbangan Digital:
Untuk memastikan dosis kopi dan hasil espresso konsisten. - Perhatikan Crema:
Lapisan crema yang tebal dan berwarna cokelat keemasan menunjukkan ekstraksi yang baik. - Eksperimen Blend Kopi:
Cobalah berbagai jenis biji kopi untuk menemukan cita rasa favorit. - Pemeliharaan Berkala:
Bersihkan mesin secara menyeluruh setiap minggu, termasuk backflushing dengan deterjen khusus espresso.
Cara menggunakan mesin espresso membutuhkan latihan dan eksperimen. Namun, dengan kesabaran, Anda akan bisa menghasilkan espresso yang nikmat seperti di kedai kopi profesional. Selamat mencoba!
Rekomendasi mesin kopi rumahan
Disc. hingga 1JT* Mesin Kopi Breville

