BERKENALAN DENGAN TRINITY ONE BREWER - Majalah Otten Coffee
Alat pembuat kopi terbaru ini seolah menegaskan bahwa penemuan di dunia kopi tidak akan pernah berhenti.
KALAU beberapa waktu lalu industri kopi dikenalkan dengan Brewover, alat brewing yang juga bisa menyeduh dengan 3 fungsi, kali ini muncul Trinity ONE brewer –‘one’-nya emang harus ditulis kapital. Lol. Alat yang lagi-lagi datang dari Australia ini memadukan 3 konsep manual brew, yaitu teknik Aeropress, pour over dan cold brew. Menurut Mark Folker, si engineer yang menciptakan alat ini, ia terinspirasi oleh keinginannya sendiri yang ingin menyicipi kopi dengan rasa berkualitas. Alasan klasik para penemu alat kopi. Tapi, benarkah alat ini bisa memberikan kualitas demikian? Oke, mari langsung kenalan saja.

Material pembuatnya
Pertama kali lihat, Trinity ONE brewer memang terkesan stylish dan classy. Para pemilik kafe kayaknya bolehlah melirik alat ini untuk diletakkan di kafenya buat menarik pengunjung. Hehe…
Stand penahan Trinity ONE brewer terbuat dari metal dan berbentuk ramping sehingga membuatnya jadi terkesan minimalis, meskipun alat ini sebenernya cukup tinggi untuk ukuran alat seduh. Chamber atau tempat brewing-nya didesain dengan memakai konsep double wall. Wall bagian dalam terbuat dari BPA free heat resistant plastic sementara wall bagian luar terbuat dari thermal resistant glass. Menarik, karena mereka memakai plastik dan kaca sekaligus. Oh, pegangan portafilter dan lid-nya juga terbuat dari kayu yang didesain cukup eksentrik. So, Trinity ONE brewer pun terbuat dari 3 material: metal, kaca dan kayu.
Sistem penyeduhannya
Bentuk tempat seduhnya hampir mirip dengan Aeropress, memanjang vertikal. Hanya saja, bagian atasnya dimodifikasi dengan bentuk mengerecut, mirip format V60. Tampaknya sengaja didesain demikian agar brewer-nya bisa dan cocok digunakan dengan memakai filter pour over apa saja. Di bagian bawah brewer, ada semacam portafilter –yang juga bisa dipasangi circle filter seperti untuk Aeropress– dengan valve yang bisa diputar, fungsinya untuk mengatur seberapa kencang aliran seduhan kopi akan mengucur dari chamber atas.
Nah, yang juga menarik dari alat seduh ini adalah plunger untuk “sistem Aeropress”-nya. Kalau beberapa orang suka kepayahan ketika nge-press, maka alat ini memiliki sistem press cylinder yang bisa nge-press kopi dengan sendirinya. Alias nggak usah dipegangin. Alias tinggal duduk diam tenang aja dan kopi pun akan nge-press dengan sendirinya.
Press cylinder ciptaan Folker ini memiliki semacam pemberat di dalamnya yang dihubungkan dengan O-ring. Sistem inilah yang bisa membuat plunger melakukan proses pressing dengan sendirinya. Standar waktu pressing dari plunger Trinity ONE Brewer adalah 45 detik. Tapi kalau ingin menyetelnya menurut ‘selera sendiri’, ya tinggal swap O-ring di bagian press cylinder saja.
So. Alat seduh yang punya 3 fungsi brewing sekaligus, kira-kira kalian tertarik nggak? :p

