BERAPA LAMA KAFEIN TINGGAL DI TUBUH KITA? - Majalah Otten Coffee
Kafein memang memberi banyak manfaat salah satunya meningkatkan konsentrasi dan membantu kita untuk fokus. Namun, pernah tidak bertanya-tanya seberapa lama sih kafein tinggal di tubuh kita?
KAFEIN dan kopi tak dapat dipisahkan. Tapi pernahkah kamu bertanya-tanya berapa sebenarnya jumlah kafein tinggal di tubuh kita sesaat setelah kita menikmati kopi? Kafein adalah salah satu zat dalam kopi yang memberikan banyak manfaat bagi siapa saja yang membutuhkannya. Tanpa kafein, kopi takkan mungkin setangguh ini dan menjadi candu bagi banyak orang.
Kafein menstimulus banyak hal, salah satunya memberikan kemampuan agar kita senantiasa fokus dan berkonsentrasi terhadap apa yang sedang dikerjakan. Juga memberi energi baik yang membuat kita tetap tangguh menjalani hari. Dalam artikel ini kami menemukan jawabannya yang kami sunting dari beberapa sumber.

Jumlah Kafein Di Tubuh
Menurut artikel yang kami sunting dari medicalnewstoday.com, seseorang yang mengonsumsi 40 mg kafein, akan menyisakan setidaknya 20 mg kafein di dalam tubuh mereka setelah 5 jam. Kadar kafein memuncak jumlahnya dalam darah kita kira-kira 15 – 45 menit pasca dikonsumsi. Setelah itu kafein dengan cepat dimetabolisme oleh hati kita. Saat kadar kafein memuncak jumlahnya dalam darah, pada saat itulah gejala-gejala seperti gelisah, buang air kecil, gugup dan cemas serta lainnya muncul secara tiba-tiba. Setelah melewati 45 menit pertama itu biasanya gejala-gejala tadi hilang dengan sendirinya. Tapi semuanya tergantung kondisi tubuh manusianya masing-masing.
Namun secara umum kafein akan benar-benar hilang dari tubuh kurang lebih membutuhkan waktu hingga 12 jam. Namun kembali lagi, semuanya tergantung kondisi tubuh tiap orang yang berbeda-beda.

Kafein & Ibu Hamil
Menurut James Duke yang merupakan peneliti dari Duke University School of Medicine,Durham , Amerika Serikat, perempuan hamil akan menyimpan lebih lama kandungan kafein di tubuhnya. Kira-kira 10 jam lebih lama dari manusia normal. Itu kenapa perempuan hamil tidak disarankan mengonsumsi kafein dalam jumlah yang besar selama masa kehamilan.
Sedangkan pada perempuan yang sedang mengonsumsi pil pencegah kehamilan, kafein terbukti bertahan 4 jam lebih lama ketimbang yang tidak. Hal ini disebabkan oleh pengaruh obat-obatan yang sedang dikonsumsi mereka. Dengan kata lain, jika kamu sedang dalam pengaruh obat-obatan atau kondisi tertentu, sebaiknya tidak mengonsumsi kafein dalam jumlah besar karena akan memengaruhi kesehatan.
Seperti banyaknya hal yang lain yang kita konsumsi, apapun yang dikonsumsi secara berlebihan pasti efeknya tidak baik untuk tubuh. Oleh karena itu, minumlah kopi secara seimbang dengan dosis yang diancurkan. Agar menjadi manfaat untuk tubuh dan bukan pula sebaliknya. Juga jangan lupa mengenali tubuh sendiri. Rasakan reaksi ketika menikmati kopi. Salam sehat semuanya!
Artikel disunting dari medicalnewstoday.com
Foto utama dari amazonaws.com
Artikel ini diperbaharui oleh Mustika T. Yuliandri pada 22 Oktober 2023

