BENARKAH TAK ADA ESPRESSO YANG 'TAKE AWAY'? - Majalah Otten Coffee
Coba ingat-ingat, pernahkah kamu membeli secangkir espresso dan membawanya pergi sambil menikmatinya di jalan? Jika tidak, berarti kamu termasuk golongan manusia kopi yang tak sesat. Ha-ha-ha.
ESPRESSO dari negara asalnya Italia sana adalah minuman yang dinikmati secara ekspres dan cepat. Bahkan di gerai-gerai kopi, orang-orang mengantri meminum espresso di coffee bar sambil berdiri. Membawa kupon, menerima espresso, menenggaknya secepat kilat lalu pergi. Itulah asal muasal dinikmatinya espresso. Orang-orang membutuhkan ‘tendangan kafein’ agar hari berjalan lebih fokus dan penuh konsentrasi. Tak ada espresso yang take away. Setidaknya sejauh pengamatan saya selama ini.

Karena penasaran bukan kepalang mengenai “apakah benar espresso tidak ada di menu coffee-togo“, saya pun membuka forum dan berdiskusi dengan beberapa orang. Kebanyakan mereka tidak setuju jika espresso bisa dinikmati di jalan dan diseruput lama-lama dan pelan-pelan. “Krema akan segera pamit pada espresso dan itu mengurangi esensi espresso itu sendiri,” kata seorang teman yang juga barista kedai kopi. Benar juga. Bagaimana mungkin secangkir kecil espresso dihabiskan lebih dari 3 menit, bukan?
Namun tampaknya espresso tanpa take away ini tak berlaku bagi semua orang. Seorang teman lain mengatakan bahwa di kedai kopinya di Takengon pernah ada orang yang memesan espresso take away 3 cangkir. Sebuah fenomena yang agak janggal mengingat espresso tersebut akan mengalami perubahan bentuk, rasa, suhu dan aroma di perjalanan. Namun kita bisa apa jika pelanggan sudah bersabda bukan?

Untuk saya sendiri espresso adalah minuman cepat yang dinikmati secara kilat. Jika ingin menikmati kopi perlahan dalam genggaman, maka espresso bukanlah pilihan yang tepat. Karena espresso tidak dibuat untuk itu. Lalu bagaimana menurutmu? Apakah sah-sah saja jika espresso bisa di-take away? Dinikmati perlahan-lahan meski ukurannya sangat mini?
Well, semua berpulang pada minat dan pilihan masing-masing. Meskipun menurut saya, espresso yang dibawa pulang adalah sebuah kecacatan pilihan karena kopi mini. aromatik, penuh krema dan memberi kebahagiaan itu akan beda sensasinya.
Menurut kamu bagaimana? Waktu dan tempat saya persilakan!

