BENARKAH COLD BREW COFFEE MENGANDUNG KAFEIN LEBIH BANYAK? - Majalah Otten Coffee
Banyak yang berspekulasi bahwa cold brew coffee mengandung lebih banyak kafein dari kopi biasa hanya karena cold brew terektraksi lebih lama. Benarkah?
Di era kekinian atau sekarang populer dengan sebutan Third Wave Coffee, kehadiran cold brew coffee menjadi pilihan yang asik bagi para pecinta kopi dalam menghadapi udara panas. Cold brew dinilai menjadi sebuah minuman segar tanpa menyingkirkan rasa dan kenikmatan yang dikandung sebuah single origin.

Tak seperti iced coffee konvensional, cold brew dibuat menggunakan beragam cold brewer dan cold dripper yang memiliki bentuk dan desain yang estetis. Menikmati kopi dingin kini tak sekedar mencempungkan batu es ke dalam kopi yang hangat. Penuh kesabaran untuk menikmati secangkir cold brew karena dibutuhkan waktu yang panjang dalam berproses.
Kafein Cold Brew Lebih Banyak Dari Kopi Biasa?
Namun, banyak penikmat cold brew mulai bertanya-tanya, apakah minuman ini memiliki kandungan kafein yang lebih banyak dari kopi biasa. Rentang waktu yang panjang dalam proses ekstraksi menyebabkan banyak orang berspekulasi bahwa cold brew coffee sesungguhnya memiliki kafein lebih besar dari kopi pada umumnya. Namun apakah spekulasi itu benar? Ternyata tidak juga.
Menurut Joseph Riverra dari coffeechemistry.com, faktor utama larutnya kadar kafein adalah dipengaruhi oleh faktor suhu. Secara signifikan kafein akan larut lebih banyak pada temperatur yang lebih tinggi. Dan jika kamu menggunakan rasio air yang sama besar saat membuat kopi panas biasa dengan cold brew coffee maka kafein akan lebih banyak berada di kopi biasa, tidak pada cold brew coffee. Dengan kata lain saat menyeduh kopi hangat, jumlah kafein akan hadir lebih banyak ketimbang pada cold brew.

Sayangnya masalah kafein pada cold brew ini memiliki penjelasan yang tak sesederhana di atas. Suhu tak menjadi satu-satunya faktor yang memengaruhi kadar kafein yang kamu konsumsi. Ada beberapa hal yang memengaruhi banyaknya kafein pada cold brew maupun pada kopi panas. Apa saja hal-hal yang memengaruhi banyaknya kadar kafein dalam kopi? Berikut beberapa faktornya.
Faktor yang Memengaruhi Kadar Kafein Dalam Kopi
- Banyaknya kopi yang digunakan memengaruhi jumlah kafein.
- Jenis biji yang digunakan memengaruhi jumlah kadar kafein. Misalnya kamu menggunakan robusta, bukan arabika.
- Jenis roasting kopi yang kamu pilih juga memengaruhi kadar kafein. Light roast, medium roast dan dark roast tentu memiliki kadar kafein yang berbeda-beda.
- Tingkat kehalusan hasil gilingan memengaruhi kadar kafein. Fine, medium dan coarse tentu memiliki kadar kafein yang berbeda juga.
Sudah tahu ‘kan jawabannya kenapa cold brew coffee tak melulu memiliki kadar kafein lebih banyak dari kopi biasa. Bagi kamu yang mungkin mau menambahkan alasan lainnya, silakan komentar di kolom bagian bawah ya. Terima kasih.
Disunting dari thekitchn.com
Foto dari housefour.com, static.americastestkitchenfeed.com
Artikel ini diperbaharui pada 23 Februari 2024
