SUKA KOPI KALENG YANG PRAKTIS? BAGAIMANA ASAL MULANYA? - Majalah Otten Coffee
Bagaimana asal mula hadirnya kopi kaleng? Kita yang pernah menikmati kopi kaleng pada masanya mungkin sering bertanya-tanya kapan kehadiran kopi ini bermula.
ASAL mula kopi kaleng jarang dibicarakan, padahal kehadirannya di industri kopi sudah lama sekali ada. Kopi jenis RTD atau ready to drink memang tetap memiliki pasarnya sendiri. Entah kopi kalengan atau kopi botolan, kopi siap minum ini memiliki tempat di hati masyarakat karena dinilai praktis, terjangkau dan rasanya mudah diterima hampir semua kalangan.
Lalu pernahkah kamu bertanya-tanya tentang asal mula kopi kaleng ini? Jika dirunut ke belakang, tren makanan dan minuman kalengan ternyata sudah ada sejak abad ke-19 yaitu tepatnya pada 1810. Disebut-sebut seorang pria asal Britania Raya Peter Durand menggunakan kaleng dari bahan besi atau baja untuk mengemas makanan agar lebih tahan lama.

Pada 1935, perusahaan asal Amerika Serikat meluncurkan produk komersial pertama yang menggunakan kaleng sebagai kemasanannya. Produk yang dipasarkan itu adalah minuman soda kalengan. Berselang kurang lebih 20 tahunan setelah itu, pabrik dan perusahaan makanan menggunakan aluminium sebagai bahan kalengnya karena dinilai lebih murah dari metal. Pada 1959, bir kalengan pun diluncurkan dengan tab pembuka di bagian atas kaleng yang memudahkan orang untuk membuka kalengnya.
Namun ternyata secara penelitian panjang, ditemukan bahwa Jepangalah yang pertama kali memproduksi kopi kaleng. Pada 1969, sebuah perusahaan asal Jepang bernama UCC yang didirikan oleh Tadao Ueshima yang dikenal karena memproduksi kopi dan teh menciptakan produk kopi kaleng. Kopi kaleng ciptaannya sukses di pasaran dan ini disusul oleh perusahaan bernama Mira Coffee pada 1965 yang juga menjual kopi kaleng.
Tadao Ueshima menciptakan kopi kaleng karena dia pernah harus membuang kopinya karena harus mengejar kereta lebih awal. Dia berpikir harusnya ada cara yang lebih nyaman dan aman dalam menikmati kopi di perjalanan. Maka, diciptakanlah kopi kaleng dengan milk based UCC Milk Coffee.
Kini tak hanya UCC saja yang meluncurkan kopi kaleng, banyak merek kopi kaleng tersebar di Jepang dan dijual di mana-mana. Tak hanya di swalayan, kopi kaleng juga dijual di mesin otomatis. Hebatnya, tak hanya kopi kaleng dingin, kopi kaleng panas juga dijual di sana. Tren kopi kaleng merebak luas hingga ke Asia Tenggara salah satunya Indonesia. Hingga kini brand kopi kaleng di Indonesia pun sudah sangat banyak mulai dari Nescafe hingga Starbucks.
Namun kini kopi kaleng juga ada yang specialty. Sebut saja brand seperti Blue Bottle yang sudah meluncurkan cold brew dan kopi susu bahkan plant based option dalam kemasan kalengnya. Di Indonesia sendiri kopi kaleng specialty juga banyak di luar di bawah bendera beberapa kedai kopi specialty yang jenis kopinya pun rupa-rupa. Seru juga!
Foto utama disunting dari dolcezzagelato.com

