AQUIEM: AIR YANG (KATANYA) KHUSUS UNTUK KOPI - Majalah Otten Coffee
Barangkali produk ini akan menjadi jawaban terhadap persoalan para penyeduh kopi.
BUKAN hal baru lagi jika kualitas air termasuk faktor penting dalam proses penyeduhan kopi. Air yang baik bisa menentukan hasil akhir kopi yang diseduh akan terasa bagus atau justru sebaliknya. Saking pentingnya, tidak heran kalau beberapa barista yang akan bertanding di kejuaraan dunia pun sampai mau repot-repot membawa airnya sendiri—setidaknya Sasa Sestic saya lihat begitu. :p
Sebuah perusahaan asal Louisiana baru-baru ini mengeluarkan produk air (kemasan) bernama Aquiem yang mereka klaim sebagai “air khusus untuk membuat kopi”. Bahkan mereka telah mengusung motto “Coffee’s Missing Element” sebagai tagline-nya. Wew. Sekilas saya kagum dengan keberanian mereka mengusung tema ini, tapi apakah produk ini memang sebegitu luar biasanya? Mungkin saja. Karena di luar, produk ini memang sedang heboh-hebohnya dibicarakan.

Aquiem sendiri merupakan H2o murni yang diperkaya dengan mineral-mineral pilihan yang penting untuk membantu ekstraksi segala elemen baik dari kopi pada saat penyeduhan. Air seperti ini katanya dianggap penting, apalagi kalau mau menyeduh kopi-kopi mahal semacam varietal Geisha dan Bourbon.
Air yang baik, sekali lagi, adalah kunci untuk menghasilkan seduhan kopi yang baik pula. Kopi, 98%-nya adalah air sehingga hasil akhir seduhan kopi pun ditentukan oleh kualitas air. Tidak heran jika banyak kedai-kedai kopi third wave menggunakan filter. Aquiem juga mengklaim bahwa mereka telah selangkah lebih ‘maju’ karena “memineralisasikan” kembali air yang sudah dimurnikan dengan nutrisi-nutrisi tertentu yang bisa meningkatkan rasa dalam kopi.
Tapi apa kandungan nutrisi dalam Aquiem ini sehingga mereka menyatakannya sebagai elemen yang dibutuhkan pada penyeduhan kopi saat ini? Co-founder dari perusahaan ini, Rob Vidacovich, di sebuah wawancara setidaknya pernah membocorkan sedikit tentang kandungan air kemasan ini: “Untuk menyeduh kopi, kita tentu tidak mau memiliki air yang mengandung mineral-mineral seperti zinc, timah, fluoride, chlorine dan kandungan kalsium yang terlalu banyak. Semua mineral ini bisa memengaruhi rasa kopi. Tapi, ada juga yang bisa memberikan efek bagus dan menguntungkan pada kopi yaitu seperti magnesium, potassium dan campuran kalsium yang benar dan tepat.” Hm.
Jika mau ditilik lebih jauh lagi, Aquiem sebenarnya membutuhkan waktu 6 tahun untuk diriset dan dikembangkan sebelum produk ini dirasa benar-benar siap dan akhirnya dijual ke pasaran baru-baru ini. Memang Aquiem saat ini –setahu saya– baru dijual di pasar Amerika (dan beberapa negara Eropa) saja. Harganya juga lumayan, 1 pack “cuma” USD 25.68. Tapi sudah ada beberapa perusahaan kopi luar yang menunjukkan ketertarikan mereka akan air yang katanya khusus untuk membuat kopi ini.
Nah, apakah produk ini juga akan masuk ke Indonesia nanti? Ya, kita tunggu saja. 🙂


