APAKAH TEH MENGANDUNG KAFEIN LEBIH TINGGI DARI KOPI - Majalah Otten Coffee
Beberapa peminum kopi maupun teh, mengonsumsinya dengan alasan agar mendapatkan energi lebih dari respon tubuh terhadap kandungan kafein.
KOPI dan teh memiliki kandungan kafein dengan jumlah yang berbeda dalam secangkir sajinya. Kandungan kafein pada minuman bisa berbeda jumlahnya, hal ini dikarenakan perbedaan asal dan tipe bahan yang digunakan, serta perbedaan cara meracik minumannya. Menariknya senyawa kafein ini dikonsumsi begitu banyak dalam sehari, baik itu dari kopi, teh, coklat dan asupan lainnya.
Namun pun demikian, perlu diketahui seberapa banyak batas maksimal penerimaan kafein untuk tubuh. Asupan kafein masih dalam batas aman untuk dikonsumsi hingga 400 mg per hari dengan 200 mg per dosisnya, atau 3 mg per kg berat badan seseorang. Sehingga dalam batas wajar, tubuh seseorang mampu merespon kafein yang diterimanya menjadi bermanfaat. Efek kafein dalam batas aman bagi tubuh seseorang mampu memberikan peningkatan kewaspadaan, peningkatan kinerja atletik, peningkatan suasana hati, dan peningkatan metabolisme. Konsumsi kafein melebihi batas dikaitkan dengan kecemasan, kegelisahan dan kesulitan tidur.
Daun Teh Mengandung Kafein Lebih Tinggi Dari Biji Kopi Mentah
Kandungan kafein pada masa tanaman membantu tanaman tersebut kebal terhadap serangan hama, menjaga tanaman tumbuh lebih sehat. Daun teh mengandung 3.5% kafein, sedangkan biji kopi mentah mengandung 1.1 hingga 2.2% kafein saja. Selanjutnya daun teh dan biji kopi melalui tahapan berbeda selama proses pasca panen, tentu hal ini juga mempengaruhi kafein yang terkandung antara daun teh dan biji kopi. Hingga akhirnya daun teh dan juga biji kopi ini siap untuk diseduh.
Karakter biji kopi yang digiling menjadi bubuk kemudian diseduh dengan air panas mampu melarutkan kafein lebih banyak lagi. Bahkan secara kebiasaan, peminum kopi cenderung lebih senang menggunakan rasio kopi dan air lebih banyak untuk mendapatkan karakter body seimbang, dan peminum teh cenderung lebih senang menggunakan rasio teh dan air lebih sedikit untuk mendapatkan karakter rasa yang lembut. Sehingga secara umum, tanggapan publik mengacu pada kesimpulan kopi lebih banyak mengandung kafein.
Secangkir Kopi Lebih Tinggi Kafein Dari Secangkir Teh
Air panas mampu melarutkan kafein pada teh dan kopi, hanya saja titik nikmat menikmati secangkir teh dan kopi berbeda. Proses mempersiapkan secangkir kopi dan secangkir teh tentunya berbeda, sehingga jumlah kafein keduanya juga berbeda. Pada cangkir ukuran standar 237 ml, kopi memiliki kandungan kafein lebih banyak dibandingkan teh.
- Secangkir kopi mengandung 95 mg kafein
- Black tea mengandung 47 hingga 90 mg kafein
- Green tea mengandung 50 hingga 45 mg kafein
- White tea mengandung 6 hingga 60 mg kafein
- Matcha green tea 35 mg kafein setiap 1 gramnya
Pada variasi seduhan kopi tertentu dan penggunaan seberapa banyak bubuk kopi, jumlah kafein pada kopi bisa lebih tinggi lagi. Kafein pada seduhan kopi manual brew 102-200 mg kafein, espresso 240-720 mg kafein.
Kesimpulan, apakah teh mengandung kafein lebih tinggi dari kopi? Secangkir teh mengandung senyawa kafein lebih rendah jika dibandingkan dengan secangkir kopi. Jaga batasan asupan kafein harian, 400 mg per hari baik dari kopi, teh, coklat dan makanan-minuman lainnya.
sumber: healthline.com ‘caffeine in tea vs coffee’



