APAKAH SUSU NABATI BISA JADI CAMPURAN KOPI? - Majalah Otten Coffee
Susu seperti diketahui tak hanya berasal dari hewan, ada yang namanya susu nabati yang bisa dikonsumsi para vegan dan mereka yang tak bisa mengonsumsi dairy product.
Susu nabati ini biasanya dihasilkan dari kedelai, almond dan beberapa kacang-kacangan lainnya. Tak melulu dibuat untuk kaum vegan semata, kehadiran nondairy milk ini juga membantu mereka yang alergi terhadap produk susu hewani atau siapa saja yang tak menyukai rasa dari susu hewan. Susu nabati bukanlah nama baru, hanya saja mungkin terdengar asing jika dicampurkan ke dalam kopi.

Bicara soal susu dan kopi, kita akan teringat pada nikmatnya secangkir cappuccino hangat atau café latte di pagi hari. Kabar gembira buat mereka yang mengonsumsi nondairy milk, bahwa susu nabati bisa menjadi campuran kopi untuk membuat café latte dan cappuccino (serta menu kopi bersusu lainnya). Penasaran ingin mencoba? Sebelum mencoba sebaiknya baca dulu beberapa poin di bawah ini.
Susu Kedelai Tak Bisa Mengasilkan Foam Sebagus Susu Biasa
Susu kedelai bagaimanapun tak bisa menghasilkan foam sebagus susu dari sapi. Kandungan protein yang terdapat dari kedua susu ini saja sungguh berbeda. Soya milk is not as foamy as a regular milk. Kenapa? Susu sapi menghasikan gelembung-gelembung mikro dengan sangat baik ada saat dipanaskan. Protein dan lipids yang dikandungnya membentuk micro-bubbles dengan sempurna pada saat di-steam. Itulah yang menyebabkan foam yang dihasilkannya terbentuk dengan sangat baik dan sempurna jika dicampurkan pada kopimu.

Sedangkan pada kedelai (dan almond) kandungan protein dan lipids-nya sungguh berbeda. Juga kandungan air di dalam kedelai memengaruhi proses pembuatan micro-bubbles. Gelembung tidak terbentuk sesempurna seperti yang dihasilkan susu sapi.
Susu Nabati Tetap Bisa Menghasilkan Latte Art
Meski foam-nya tak seindah susu sapi, tapi susu nabati tetap bisa digunakan untuk menghasilkan latte art. Tapi mungkin tak semudah cara kerja yang dihasilkan susu biasa saja. Mungkin jika kamu belum pernah menggunakan susu nabati untuk latte art, dibutuhkan sedikit latihan untuk membuatnya. Jadi jika kamu khawatir tentang keindahan secangkir café latte jika menggunakan susu nabati, kini bisa ditepis jauh-jauh rasa cemasnya.
Jika Tak Segera Diminum, Kopi dengan Susu Nabati Akan Berubah Teksturnya
Hal ini bukan hal yang buruk, hanya saja kamu mungkin tak terbiasa melihat perubahannya. Jika kopi yang menggunakan susu sapi biasanya akan berwarna cokelat muda jika tak dihabiskan beberapa waktu, maka kopi dengan susu nabati akan berubah warna. Kopi dan susu nabati akan terpisah. Susu nabati akan terendap di dasar kopi sedangkan kopinya tetap berwarna kopi. Jadi seperti ada dua lapisan yang terpisah. Tidak tercampur seperti kopi susu pada umumnya.

Hal ini terjadi karena asam di dalam kopi dan protein dalam susu nabati mengalami reaksi kimia. Ini diperburuk dengan perbedaan suhu dan juga perbedaan dua zat yang ada pada mereka. Hal ini sebenarnya adalah normal. Hanya mungkin tak lazim terjadi pada susu sapi biasa.
Susu Nabati Tentu Saja Memiliki Rasa Berbeda
Susu nabati berasal dari kedelai dan almond pastilah berbeda dengan susu yang dihasilkan dari susu biasa. Masalah lebih nikmat yang mana pastilah sangat subjektif dan personal. Semuanya dikembalikan lagi pada masing-masing penimum kopinya sendiri.
Jadi bagaimana? Mau mencoba susu nabati sebagai campuran kopimu?

