Apa yang Sebaiknya Dimakan Jika Sering Lari? - Majalah Otten Coffee
Apa sih yang dimakan jika sering lari. Buat kamu yang rutin berlari baik pagi, sore, atau bahkan sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti event lari seperti half marathon atau fun run mingguan menjaga pola makan yang tepat itu sama pentingnya dengan latihan fisik.

Banyak pelari pemula hingga pelari rekreasional hanya fokus pada jumlah kilometer yang ditempuh, tapi lupa bahwa performa dan pemulihan tubuh sangat bergantung pada apa yang dikonsumsi sebelum dan sesudah lari. Artikel ini akan membahas secara lengkap jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi agar tubuh tetap sehat, bertenaga, dan terhindar dari cedera. Apa saja yang dimakan jika sering lari;
Ngopi Tetap Nikmat Dengan Tumbler Kopi!
Tumbler Kopi Estetik Penggunaan Harian
Rekomendasi Tumbler Kopi Tahan Panas
Seduh Drip Coffee ke Tumbler Kopi

1. Karbohidrat: Bahan Bakar Utama Pelari
Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh, terutama saat melakukan olahraga aerobik seperti lari. Saat kamu berlari, tubuh menggunakan glikogen yang tersimpan di otot dan hati dan glikogen ini berasal dari karbohidrat yang kamu konsumsi.
Pilihlah karbohidrat kompleks yang memiliki indeks glikemik rendah, seperti:
- Nasi merah
- Quinoa
- Oatmeal
- Ubi
- Roti gandum utuh
Karbohidrat ini dicerna lebih lambat, sehingga memberikan energi stabil lebih lama dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis. Konsumsi karbohidrat ini idealnya dilakukan 2–3 jam sebelum lari agar tubuh punya cukup waktu untuk mencerna dan menyimpan energi.
2. Protein: Untuk Pemulihan dan Pembentukan Otot
Meskipun pelari bukan binaragawan, kebutuhan protein tetap penting, terutama untuk membantu pemulihan otot setelah lari dan mencegah kerusakan jaringan otot.
Sumber protein sehat yang disarankan antara lain:
- Telur
- Tahu dan tempe
- Ayam tanpa kulit
- Ikan seperti salmon atau tuna
- Greek yogurt
- Kacang-kacangan dan lentil
Setelah sesi lari, tubuh akan lebih efisien menyerap protein dalam waktu 30–60 menit. Kombinasikan protein dengan karbohidrat setelah berlari untuk mempercepat pemulihan.

3. Lemak Sehat: Sumber Energi Tambahan
Lemak sehat penting bagi pelari jarak jauh atau mereka yang sering latihan lebih dari satu jam. Lemak menyediakan energi dalam durasi lama, terutama saat simpanan glikogen mulai menipis.
Pilih lemak sehat dari:
- Alpukat
- Kacang-kacangan (almond, walnut)
- Minyak zaitun
- Ikan berlemak (sumber omega-3)
Hindari lemak trans atau makanan yang digoreng terlalu lama karena bisa memicu inflamasi dan memperlambat pemulihan otot.
4. Buah dan Sayur: Sumber Mikronutrien dan Antioksidan
Buah dan sayuran mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu menjaga daya tahan tubuh dan mempercepat pemulihan setelah lari. Kandungan seperti vitamin C, A, E, serta mineral seperti zat besi dan magnesium sangat dibutuhkan oleh pelari.
Beberapa buah dan sayur terbaik untuk pelari:
- Pisang (kaya kalium untuk mencegah kram)
- Bayam dan brokoli (zat besi dan magnesium)
- Berries (antioksidan tinggi)
- Jeruk dan kiwi (vitamin C)
Konsumsi beragam warna sayur dan buah setiap hari agar tubuh mendapatkan spektrum nutrisi yang luas.
5. Hidrasi: Jangan Abaikan Asupan Cairan
Saat berlari, tubuh kehilangan cairan dan elektrolit melalui keringat. Dehidrasi bisa menurunkan performa dan meningkatkan risiko cedera. Pastikan untuk minum cukup air sepanjang hari, bukan hanya saat haus.
Tips hidrasi untuk pelari:
- Minum 300–500 ml air 1–2 jam sebelum lari
- Minum air setiap 15–20 menit selama lari jika durasi >60 menit
- Tambahkan minuman elektrolit (seperti air kelapa atau sports drink) jika lari di cuaca panas atau lebih dari 90 menit
6. Contoh Menu Harian untuk Pelari
Sebelum lari pagi:
- Pisang dan segelas air putih
- Jika ada waktu 1–2 jam sebelum lari: oatmeal + irisan buah
Setelah lari:
- Telur rebus + roti gandum + jus jeruk
- Atau: smoothie pisang + greek yogurt + madu
Makan siang:
- Nasi merah + ayam panggang + tumis bayam + tempe goreng
Snack sore:
- Almond panggang dan buah segar
Makan malam:
- Quinoa + salmon + sayur kukus + alpukat
Makan Sehat = Lari Lebih Kuat
Kunci utama dalam mendukung performa dan kesehatan sebagai pelari bukan hanya terletak pada sepatu lari yang bagus atau jadwal latihan yang ketat, tapi juga dari asupan harian yang seimbang. Makan dengan cerdas—penuhi karbohidrat untuk tenaga, protein untuk pemulihan, lemak sehat untuk energi tahan lama, dan jangan lupakan buah, sayur, serta cairan. Tubuh yang diberi “bahan bakar” dengan tepat akan bekerja lebih efisien, lebih tahan lelah, dan lebih cepat pulih. Jadi, mari jaga apa yang masuk ke tubuh karena itu akan sangat menentukan seberapa jauh dan sekuat apa kamu bisa berlari.
Rekomendasi mesin kopi rumahan
Disc. hingga 1JT* Mesin Kopi Breville

