Apa Itu Gelato? Apa Bedanya dengan Es Krim Biasa? - Majalah Otten Coffee
Apa itu Gelato, benarkah khas Italia? Bayangkan kamu sedang berjalan menyusuri jalan-jalan berbatu di kota kecil di Italia, matahari bersinar lembut, dan di tanganmu ada satu cup kecil berisi sajian dingin dengan tekstur lembut, rasa yang intens, dan sensasi yang begitu memanjakan lidah.

Itu bukan sekadar es krim, itu adalah gelato. Banyak yang mengira gelato adalah versi mewah dari es krim biasa, tapi kenyataannya, gelato adalah sesuatu yang berbeda, baik dari segi bahan, teknik pembuatan, hingga pengalaman menikmati. Yuk, kita bahas lebih dalam tentang apa itu gelato dan apa yang membedakannya dari es krim biasa.
|
|
|
|
Apa Itu Gelato?
Gelato adalah versi Italia dari es krim yang telah ada sejak abad ke-16 dan dikenal sebagai makanan penutup yang khas dan elegan. Kata gelato sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti “beku.” Meskipun mirip secara tampilan dengan es krim, gelato memiliki karakteristik unik yang membuatnya lebih padat, lebih kaya rasa, dan sering dianggap sebagai versi yang lebih artisanal dari es krim biasa.
Gelato dibuat dengan bahan utama seperti susu, gula, dan berbagai rasa dari buah-buahan alami, kacang, cokelat, atau bahan lainnya. Namun, proporsi bahan dan metode pembuatannya sangat memengaruhi hasil akhirnya. Di Italia, gelato sangat dihargai sebagai warisan kuliner, bahkan ada sekolah khusus dan kompetisi untuk para pembuat gelato profesional.

Perbedaan Gelato dan Es Krim Biasa
Meski sama-sama sajian beku, gelato dan es krim memiliki beberapa perbedaan utama, antara lain:
1. Kandungan Lemak
Salah satu perbedaan paling mencolok antara gelato dan es krim biasa terletak pada kandungan lemaknya. Es krim Amerika biasanya mengandung 14–25% lemak susu, yang berasal dari krim dan kuning telur. Sementara itu, gelato menggunakan lebih banyak susu dan lebih sedikit krim, sehingga kandungan lemaknya hanya sekitar 4–8%. Ini membuat rasa gelato cenderung lebih ringan namun justru lebih menonjolkan cita rasa asli dari bahan dasarnya.
2. Proses Pengadukan (Churning)
Es krim dibuat dengan cara diaduk cepat agar banyak udara masuk (proses ini disebut overrun), menghasilkan tekstur yang lebih ringan dan mengembang. Overrun es krim bisa mencapai 100%—artinya separuh dari volumenya adalah udara.
Sebaliknya, gelato diaduk lebih lambat sehingga hanya sedikit udara yang masuk. Overrun-nya hanya sekitar 20–30%, membuat teksturnya lebih padat, kaya, dan lebih halus.
3. Suhu Penyajian
Gelato disajikan pada suhu yang sedikit lebih tinggi dari es krim, yakni sekitar -10°C hingga -12°C, dibandingkan es krim yang biasanya disajikan pada -18°C. Suhu yang lebih hangat ini membuat gelato lebih mudah meleleh di mulut, sehingga rasa aslinya lebih cepat keluar dan terasa lebih intens.
4. Rasa dan Bahan Alami
Gelato sering kali dibuat dalam skala kecil dengan bahan-bahan segar dan alami tanpa tambahan pewarna atau perisa buatan. Pembuat gelato biasanya menggunakan buah segar, cokelat asli, kacang-kacangan yang dipanggang, dan susu segar. Karena rendah lemak dan disajikan pada suhu lebih tinggi, rasa bahan aslinya lebih terasa dibandingkan dengan es krim.

Gelato: Lebih dari Sekadar Pencuci Mulut
Menikmati gelato bukan hanya soal menghilangkan dahaga di hari panas, tapi juga soal menghargai sebuah karya kuliner yang sarat proses dan rasa. Di Italia, gelato bukan sekadar camilan cepat saji, tetapi bagian dari budaya dan gaya hidup. Bahkan banyak toko gelato (gelateria) yang dikelola secara turun-temurun, mempertahankan resep rahasia dan teknik khas masing-masing.
Kini, gelato telah mendunia dan mudah ditemukan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Beberapa gerai bahkan menawarkan pengalaman menyeruput gelato ala Italia dengan pilihan rasa lokal seperti klepon, durian, atau kopi Gayo.
Mana yang Lebih Sehat?
Jika dilihat dari sisi nutrisi, gelato bisa jadi pilihan yang lebih “ramah diet” karena kandungan lemaknya lebih rendah. Namun, tetap saja keduanya mengandung gula, jadi konsumsinya tetap perlu dibatasi. Namun keunggulan gelato terletak pada penggunaan bahan alami dan rasa yang lebih “jujur” terhadap bahan dasarnya.
Pilihan di Ujung Sendok
Gelato dan es krim, meskipun berasal dari tradisi yang berbeda, sama-sama menawarkan kenikmatan tersendiri. Es krim dengan kelembutannya yang manis dan mengembang cocok untuk dinikmati bersama teman atau keluarga. Sementara gelato menawarkan pengalaman makan yang lebih tenang, lebih dalam, dan sering kali lebih otentik sebuah sajian yang mengajak kita benar-benar menikmati setiap suapan. Jadi, lain kali kamu mampir ke kedai pencuci mulut, coba pilih gelato dan rasakan sendiri bedanya. Siapa tahu, kamu jadi jatuh cinta pada gaya hidup ala Italia yang santai, penuh rasa, dan tentu saja… delizioso!
Rekomendasi mesin kopi rumahan
Disc. hingga 1JT* Mesin Kopi Breville

