APA CANGKIR KOPI TERBAIK UNTUK MINUM KOPI? - Majalah Otten Coffee
Banyak yang tidak tahu bahwa kenikmatan kopi bisa tergantung juga pada jenis cangkirnya. Oleh karena itu, mari cari tahu cangkir yang bagaimana yang terbaik untuk kopimu.
PERNAH tidak merasakan nikmat kopi itu berbeda saat meneguknya di cangkir tertentu? Atau nikmatnya mendadak berkurang saat kamu secara tak sengaja menyeruput langsung dari paper cup? Cangkir kopi bagaimana pun sangat memengaruhi kenikmatan dan rasa dari kopi yang kamu teguk. Lalu sebaiknya cangkir kopi jenis apa yang terbaik dan pantas menemani ritual ngopi kamu sehari-hari? Mari cari tahu jawabannya dari beberapa jenis material cangkir kopi di bawah ini.
Cangkir Plastik
Cangkir kopi yang terbuat dari bahan plastik bukanlah salah satu pilihan yang diunggulkan. Kenapa? Karena sisa kopi dan sisa jenis minuman berasa lainnya biasanya mengendap pada dinding plastik cangkir tersebut. Juga ‘aroma’ plastik yang khas itu terkadang bisa terbawa pada air kopi yang kamu seduh. Apalagi kopi biasanya diseduh panas di atas suhu 85’C. Jika kamu ingin memutuskan membeli cangkir kopi untuk jangka panjang sebaiknya tidak memilih bahan plastik ini. Namun keuntungannya adalah cangkir kopi plastik ini ringan, ekonomis dan mudah dibawa kemana-mana karena anti-pecah.

Cangkir Stainless Steel
Material yang satu ini mungkin adalah satu material yang paling banyak digunakan untuk cangkir kopi jenis tumbler dan termos. Kenapa? Karena senyawanya yang mampu menahan panas kopi terutama untuk mereka yang suka membawa kopinya kemana-mana dan menyimpannya selama berjam-jam. Namun, beberapa pengguna stainless steel mengatakan terkadang aroma metal bisa menguap pada kopi dan hal tersebut memang bukanlah suatu hal yang menyenangkan. Siapa coba yang suka kopinya tetiba beraroma besi yang berasal dari cangkir yang digunakan. Meski begitu, stainless steel adalah material paling asik untuk kamu yang memang gemar melakukan perjalanan.
Cangkir Kaca
Kaca adalah material paling pas dan tak banyak tingkah. Kaca tidak memberikan ‘bau’ atau ‘rasa’ apapun yang bisa memengaruhi rasa pada kopi. Kaca juga memiliki banyak sekali jenis dan rupa sehingga asik untuk dikoleksi bagi para penikmat kopi. Tapi kaca tidak terlalu efektif dalam menahan panas pada kopi yang kamu seduh. Kecuali cangkir kopi yang kamu gunakan adalah jenis double wall yang memang mampu menahan panas lebih lama dan tentunya memiliki desain yang keren. Beberapa double wall keren bisa kamu lihat wujudnya dalam Kinto Kronos Double Wall dan Bodum Titlis Double Wall Glass.

Cangkir Keramik & Porselain
Material keramik dan porselain adalah dua material yang dianggap paling tepat untuk ‘memeluk mesra’ kopimu setiap hari. Itu kenapa hampir seluruh kedai kopi di dunia memilih keramik ataupun porselain di kedai kopi mereka. Dua material ini mampu menahan panas secara baik dan juga tidak memberikan bau dan rasa pada kopi yang kamu teguk. Bahannya yang baik, desain sederhana serta mantap digenggaman dan juga diteguk menjadikan cangkir-cangkir berbahan ini idola bagi para penikmat kopi. Karena kualitasnnya itu, cangkir-cangkir bermaterial keramik dan porselain harganya sedikit lebih mahal dari material lain. Salah satu brand cangkir kopi ternama yang mungkin sering kamu dengar adalah Acme Cup. Cangkir-cangkir Acme Cup adalah cangkir terbaik yang sudah terbukti berkualitas dan paling banyak diminati di seluruh dunia.
Cangkir Kopi Berdasarkan Kopinya
Setelah mengetahui berbagai material untuk membuat cangkir, kamu tentunya lebih memahami untuk memilih cangkir kopi seperti apa yang menemani ritual minum kopi harian. Jika berdasarkan material perlu memperhatikan cangkir berbahan apa yang mampu menjaga kualitas dari seduhan kopi itu sendiri. Namun bentuk cangkir, warna cangkir juga menghadirkan persepsi rasa sesaat kamu akan meneguk seduhan kopi. Dengan melihat warna kopi melalui cangkir, pandangmu seakan mengirim respon pada otak bahwa kopi tersebut nikmat. Itulah mengapa setiap resep kopi memiliki bentuk cangkir khasnya, seperti espresso, latte, cappuccino dan lainnya.
Cangkir Espresso

Kopi espresso kapasitasnya 30 – 45 ml untuk single shot, walaupun sangat jarang masyarakat peminum kopi di Indonesia memesan espresso secara langsung dan diteguk dengan segera, namun cangkir espresso juga wajib disediakan. Berbahan dasar keramik dan direkomdasikan untuk memilih warna bagian dalam cangkir berwarna putih, agar warna kopi espresso lebih kontras. Bentuk cangkir espresso memiliki pegangan kecil yang hanya bisa dipegang dengan 3 jari saja.

Pada kebutuhan mempersiapkan espresso sebagai bahan campuran untuk menciptakan resep kopi lainnya, cangkir espresso yang digunakan pun berbeda dan umumnya lebih dikenal dengan gelas takar atau glass shot. Berbahan dasar kaca tebal dengan bagian sisinya memiliki penanda takaran.
Cangkir Latte

Cangkir latte dan cangkir cappuccino ukurannya sama, umumnya menggunakan cangkir berbentuk klasik dari bahan keramik. Bagian luar cangkir bervariasi dari segi warna dan teksturnya, namun pada bagian dalam cangkir berwarna putih dan tidak ada sudut sehingga ketika kopi dituang langsung meluncur karena dasarnya tidak datar. Hal ini juga membantu teknikal ketika susu dituang ke espresso yang ada pada cangkir latte, dan membentuk kombinasi menjadi pola yang indah.

Baik cappuccino maupun latte, ketika menyajikannya menggunakan cangkir, kopi disajikan hampir penuh sehingga permukaannya begitu tampak jelas di cangkir tersebut. Variasi dari cangkir ini biasanya disesuaikan dengan citra kedai kopi yang ingin diperkenalkan pada masyarakat peminum kopi.
Cangkir Kopi Manual Brew

Berbeda dengan cangkir espresso ataupun cangkir latte, untuk menyajikan seduhan kopi manual brew penggunaan cangkir tidak ada batasan. Ada yang menggunakan cangkir berbahan dasar keramik, ada juga yang menggunakan cangkir berbahan dasar kaca. Uniknya ketika kopi manual brew disajikan, yang hadir bukanlah cangkir kopi saja melainkan bersamaan coffee servernya atau istilah lain teko kopi khas.

Bentuk teko kopi untuk sajian kopi manual brew begitu ragam dan hal ini disesuaikan dengan citra kedai kopi yang ingin ditampilkan. Ketika menyajikan kopi manual brew, peminum kopi akan diberikan pengalaman menuang kopi sendiri dari teko kopi ke cangkir kopi kecil sekali teguk.

Dipublikasi pada 10 juli 2017 oleh Mustika.
DIperbarui pada 21 desember 2023 oleh Yoga.
