AMERICANO, LONG BLACK DAN KOPI TUBRUK. APA BEDANYA? - Majalah Otten Coffee
Americano, long black dan kopi tubruk sama-sama terdiri dari air dan kopi. Namun ketiganya berbeda dalam kenikmatan yang tak serupa. Lalu apa bedanya?

BANYAK dari kita yang mengira bahwa kopi hitam hanya satu jenis saja. Kopi hitam berarti kopi dan air tanpa dicampur apa-apa. Tanpa gula, tanpa susu, tanpa perasa. Namun ternyata banyak sekali jenis kopi hitam yang hadir di menu kopi. Mulai dari americano, long black, kopi tubruk, filter coffee, espresso, lungo, ristretto, sampai cold brew dan cold drip. Semua kopi yang tersebut tadi adalah kopi hitam. Namun rasanya berbeda. Proses membuatnya pun tak serupa.
Dari banyaknya kopi hitam tadi, ada tiga menu kopi hitam yang sering dianggap identik. Ya, dia adalah americano, long black dan kopi tubruk. Ketiganya berbeda dan bisa dengan gampang dipaparkan perbedaannya meski katanya rasanya nyaris sama. Untuk kamu yang penasaran apa perbedaan ketiganya, sila simak poin-poinnya di bawah ini.
|
|
|
|
Americano
Kita sungguh akrab dengan menu americano. Menu ini sendiri bisa disajikan panas maupun dingin. Americano terdiri dari espresso yang dicampur dengan air panas. Americano sendiri berasal dari Italia dan muncul dikarenakan kehadiran para tentara Amerika yang menetap di Italia. Seperti diketahui, orang Italia umumnya menikmati kopi dalam bentuk espresso. Sedangkan para tentara Amerika itu menganggap bahwa rasa espresso terlalu intens. Maka mereka mencampurkannya dengan air panas. Jadilah menu kopi Americano.
Lalu apa yang membedakan dengan tubruk dan long black? Tubruk sudah pasti berbeda karena tidak menggunakan mesin dalam meraciknya dan tidak ada ampas kopinya. Sedang perbedaannya pada long black adalah berada di cara penyajiannya. Dalam menyajikan Americano, kamu harus menuang espresso terlebih dahulu baru disusul dengan air panasnya. Ini menyebabkan krema berada di dasar cangkir. Jika meneguknya langsung, yang kamu rasakan adalah campuran kopi. Intensitas espresso tidak terlalu terasa karena sudah melebur bersama air panas.

Long Black
Sama dengan Americano, Long Black juga adalah kopi hitam yang komposisinya umumnya menggunakan double ristretto dan air panas. Long Black sendiri berasal atau umumnya ditemui di negara-negara seperti Australia dan Selandia Baru. Itu kenapa jika kamu menemukan menu long black di sebuah kedai kopi di negara kita, mungkin saja pemiliknya terinspirasi dari kedai-kedai kopi di Australia atau kedai kopinya berkiblat pada kultur negara tersebut. Australia dan Selandia baru menggunakan double ristretto pada long black-nya agar terasa lebih intens dan kuat. Namun di beberapa negara lain long black ada yang terdiri dari espresso dan double espresso juga.
Kopi Tubruk
Yang membedakan long black dari kopi tubruk sudah jelas sekali ya. Long black dibuat dengan mesin espresso dan hadir tanpa ampas. Sedangkan perbedaannya dengan americano adalah berada pada proses penyajiannya. Untuk meracik long black kamu harus menuangkan air panas dahulu ke cangkir baru disusul dengan espresso-nya. Sehingga espresso-nya berada di permukaan kopi. Krema berada di atas sehingga pada saat dicicipi aroma dan rasanya menjadi lebih intens. Tapi beberapa orang suka mengaduk terlebih dahulu long black-nya agar krema tercampur rata pada keseluruhan kopi.

Sudah pasti kopi hitam yang satu ini berbeda dengan americano dan long black. Tubruk adalah kopi tradisional Indonesia yang diracik dengan mencampurkan bubuk kopi langsung dengan air panas. Untuk hasil terbaik biasanya air dibiarkan mendidih lalu dicampur dengan kopi. Setelahnya diaduk dan dibiarkan 3-4 menit hingga ekstraksi dan ampas kopi turun ke dasar cangkir. Rasanya? Tak kalah sedap dari americano dan long black.
Tetapi banyak juga orang yang membuat kopi tubruk dengan dimasak. Air didihkan bersama kopi di satu wadah. Lalu dimasak dengan api hingga benar-benar mendidih kemudian disajikan. Beda budaya, beda selera meski semuanya sama-sama ada peminatnya.

