8 Resep Menu Kafe Populer dari Sirup Multibev 1 Liter - Majalah Otten Coffee
Menu yang paling sering dipesan di kafe biasanya bukan yang paling rumit. Caramel macchiato, vanilla latte, sampai lychee tea bertahan bertahun-tahun di papan menu karena rasanya akrab, mudah dibuat konsisten, dan cocok untuk banyak tipe pelanggan.
Kabar baiknya, kedelapan menu di artikel ini bisa kamu buat hanya dengan 8 varian sirup Multibev ukuran 1 liter: Caramel, Vanilla, Butterscotch, Orange, Salted Caramel, Hazelnut, Lychee, dan Strawberry. Setiap botol 1 liter cukup untuk sekitar 33 sampai 50 gelas, tergantung takaran 20 sampai 30 ml per gelas.
Di setiap menu, kamu akan menemukan alasan kenapa menu itu disukai banyak orang, fakta singkat di baliknya, resep standar untuk 1 gelas ukuran 16 oz, dan catatan praktis untuk owner.

Ringkasan 8 menu
| Sirup Multibev 1 L | Menu | Kategori | Takaran sirup | Perkiraan gelas per botol |
|---|---|---|---|---|
| Caramel | Iced Caramel Macchiato | Kopi | 20 ml | 50 |
| Vanilla | Iced Vanilla Latte | Kopi | 20 ml | 50 |
| Butterscotch | Butterscotch Sea Salt Latte | Kopi | 25 ml | 40 |
| Orange | Orange Americano | Kopi | 20 ml | 50 |
| Salted Caramel | Salted Caramel Frappe | Blended | 30 ml | 33 |
| Hazelnut | Iced Hazelnut Chocolate | Non-kopi | 25 ml | 40 |
| Lychee | Lychee Tea | Non-kopi | 30 ml | 33 |
| Strawberry | Strawberry Matcha Latte | Non-kopi | 25 ml | 40 |
Takaran di atas adalah titik awal. Sesuaikan dengan tingkat manis yang disukai pelanggan di daerahmu.
Menu Kopi
Empat menu ini adalah tulang punggung menu kopi manis. Pelanggan sudah mengenal namanya, jadi kamu tidak perlu banyak menjelaskan di kasir.
1. Iced Caramel Macchiato (Sirup Multibev Caramel)
Kenapa disukai: Tampilannya berlapis, susu putih di bawah lalu espresso cokelat yang perlahan turun. Rasanya manis karamel tapi tetap terasa kopinya, jadi cocok untuk pelanggan yang baru mulai minum kopi maupun yang sudah terbiasa.

Promo Bisa Berubah Sewaktu-waktu.
Fakta singkat: Dalam bahasa Italia, macchiato berarti “ditandai”. Macchiato tradisional adalah espresso yang ditandai sedikit busa susu. Versi caramel macchiato yang kita kenal sekarang justru kebalikannya: susu yang ditandai espresso, dan dipopulerkan oleh jaringan kedai kopi di Amerika Serikat pada pertengahan 1990-an.
Bahan (1 gelas 16 oz):
- 20 ml sirup Multibev Caramel
- 150 ml susu segar dingin
- 40-60 ml espresso (double shot)
- Es batu secukupnya
- Sedikit sirup caramel tambahan untuk drizzle (opsional)
Cara membuat:
- Tuang sirup caramel ke dasar gelas.
- Masukkan es batu sampai sekitar 3/4 gelas, lalu tuang susu.
- Tuang espresso perlahan di atas es agar terbentuk lapisan.
- Beri drizzle sirup caramel di atasnya, sajikan tanpa diaduk.
Catatan untuk owner: Lapisan inilah daya jualnya, jadi gunakan gelas bening. Dari menu yang sama kamu bisa membuat versi panas atau versi oat milk untuk pelanggan yang menghindari susu sapi.
2. Iced Vanilla Latte (Sirup Multibev Vanilla)
Kenapa disukai: Vanilla adalah rasa paling aman di menu. Aromanya lembut, manisnya tidak mendominasi, dan hampir tidak ada pelanggan yang menolaknya. Menu ini sering jadi pilihan untuk pelanggan yang bingung mau pesan apa.

Promo Bisa Berubah Sewaktu-waktu.
Fakta singkat: Vanili adalah salah satu rempah termahal di dunia, kedua setelah saffron. Di luar habitat aslinya di Meksiko, bunga vanili harus diserbuki dengan tangan satu per satu. Indonesia termasuk salah satu negara produsen vanili utama dunia.
Bahan (1 gelas 16 oz):
- 20 ml sirup Multibev Vanilla
- 40-60 ml espresso (double shot)
- 180 ml susu segar dingin
- Es batu secukupnya
Cara membuat:
- Campur espresso dengan sirup vanilla selagi espresso masih hangat agar menyatu.
- Isi gelas dengan es batu, tuang susu.
- Tuang campuran espresso dan vanilla, aduk ringan.
Catatan untuk owner: Sirup vanilla paling fleksibel di rak bar. Selain latte, kamu bisa memakainya untuk vanilla cold brew, vanilla milkshake, atau sebagai pemanis tambahan di menu signature.
3. Butterscotch Sea Salt Latte (Sirup Multibev Butterscotch)
Kenapa disukai: Butterscotch punya rasa karamel yang lebih “bulat” karena ada nuansa mentega. Ditambah sea salt cream di atasnya, setiap tegukan terasa manis, gurih, lalu creamy. Menu dengan kombinasi ini sempat ramai di kedai kopi lokal dan sampai sekarang masih jadi favorit.

Promo Bisa Berubah Sewaktu-waktu.
Fakta singkat: Butterscotch berasal dari Inggris pada abad ke-19, dibuat dari gula merah dan mentega. Meski namanya mirip, butterscotch tidak mengandung scotch whisky.
Bahan (1 gelas 16 oz):
- 25 ml sirup Multibev Butterscotch
- 40-60 ml espresso (double shot)
- 150 ml susu segar dingin
- Es batu secukupnya
Sea salt cream:
- 50 ml whipping cream cair
- 20 ml susu segar
- 1 jumput garam laut (sekitar 0,5 g)
Cara membuat:
- Kocok bahan sea salt cream sampai mengental tapi masih bisa dituang.
- Tuang sirup butterscotch ke gelas, tambahkan es dan susu.
- Tuang espresso, lalu tutup bagian atas dengan sea salt cream.
Catatan untuk owner: Sea salt cream bisa dibuat dalam batch untuk satu shift dan disimpan di kulkas, jadi waktu penyajian tetap cepat saat jam ramai.
4. Orange Americano (Sirup Multibev Orange)
Kenapa disukai: Untuk pelanggan yang tidak minum susu atau mencari kopi yang ringan, Orange Americano terasa segar seperti minuman soda tapi tetap kopi. Rasa jeruknya juga menutupi pahit kopi hitam, sehingga lebih mudah diterima pemula.

Promo Bisa Berubah Sewaktu-waktu.
Fakta singkat: Nama Americano dikaitkan dengan tentara Amerika di Italia pada Perang Dunia II yang mengencerkan espresso dengan air agar mirip kopi di negara asal mereka. Banyak biji kopi, terutama dari Afrika Timur, memang punya catatan rasa citrus alami, jadi jeruk dan kopi adalah pasangan yang cocok.
Bahan (1 gelas 16 oz):
- 20 ml sirup Multibev Orange
- 40-60 ml espresso (double shot)
- 150 ml air dingin
- Es batu secukupnya
- 1 irisan jeruk untuk garnish
Cara membuat:
- Tuang sirup orange dan air dingin ke gelas, aduk.
- Tambahkan es batu sampai penuh.
- Tuang espresso di atasnya, beri irisan jeruk.
Catatan untuk owner: Biaya bahannya termasuk paling rendah di daftar ini karena tanpa susu. Ganti air dengan air soda untuk versi Orange Espresso Soda yang bisa dijual sebagai menu premium.
Menu Non-Kopi dan Blended
Tidak semua pelanggan minum kopi. Empat menu ini membantu kafe menjangkau keluarga, anak muda yang suka minuman manis, dan pelanggan sore hari yang mencari minuman segar.
5. Salted Caramel Frappe (Sirup Multibev Salted Caramel)
Kenapa disukai: Rasanya seperti dessert dalam gelas. Garam membuat manis karamel tidak cepat bikin enek, dan teksturnya yang dingin dan kental sangat cocok untuk cuaca panas. Menu blended juga punya nilai jual lebih tinggi di mata pelanggan.

Promo Bisa Berubah Sewaktu-waktu.
Fakta singkat: Karamel asin populer dari Bretagne, Prancis, daerah yang terkenal dengan mentega asinnya. Seorang pastry chef di sana memperkenalkan karamel mentega asin pada akhir 1970-an dan sejak itu rasanya menyebar ke seluruh dunia. Sementara frappe sendiri berasal dari Yunani pada akhir 1950-an, berupa kopi instan yang dikocok dengan es.
Bahan (1 gelas 16 oz):
- 30 ml sirup Multibev Salted Caramel
- 30 ml espresso (single shot, opsional untuk versi kopi)
- 120 ml susu segar dingin
- 150 g es batu
- Whipped cream untuk topping (opsional)
Cara membuat:
- Masukkan sirup, espresso, susu, dan es ke blender.
- Blender sampai halus dan kental, sekitar 30 sampai 40 detik.
- Tuang ke gelas, beri whipped cream dan sedikit sirup salted caramel di atasnya.
Catatan untuk owner: Tanpa espresso, menu ini masuk kategori non-kopi yang ramah anak. Satu resep dasar, dua menu di papan.
6. Iced Hazelnut Chocolate (Sirup Multibev Hazelnut)
Kenapa disukai: Perpaduan cokelat dan hazelnut sudah akrab di lidah banyak orang lewat selai cokelat favorit sejak kecil. Menu ini memberi rasa nostalgia sekaligus terasa lebih “premium” dibanding cokelat biasa.

Promo Bisa Berubah Sewaktu-waktu.
Fakta singkat: Kombinasi cokelat dan hazelnut berasal dari Turin, Italia, pada abad ke-19. Saat itu kakao mahal dan sulit didapat, sehingga pembuat cokelat mencampurnya dengan hazelnut yang melimpah di daerah Piedmont. Hasilnya dikenal sebagai gianduja.
Bahan (1 gelas 16 oz):
- 25 ml sirup Multibev Hazelnut
- 20 g bubuk cokelat
- 30 ml air panas
- 180 ml susu segar dingin
- Es batu secukupnya
Cara membuat:
- Larutkan bubuk cokelat dengan air panas sampai tidak bergerindil.
- Tambahkan sirup hazelnut, aduk rata.
- Isi gelas dengan es, tuang susu, lalu tuang campuran cokelat.
Catatan untuk owner: Tambahkan espresso dan menu ini berubah jadi Hazelnut Mocha. Sirup hazelnut juga cocok untuk hazelnut latte, jadi satu botol bisa melayani dua kategori menu.
7. Lychee Tea (Sirup Multibev Lychee)
Kenapa disukai: Lychee tea hampir selalu ada di menu kafe dan restoran di Indonesia. Rasanya segar, wangi, tidak berat, dan cocok untuk menemani makanan. Ada potongan buah leci di dalamnya juga membuat pelanggan merasa mendapat nilai lebih.

Promo Bisa Berubah Sewaktu-waktu.
Fakta singkat: Leci berasal dari Tiongkok selatan dan sudah dibudidayakan selama ribuan tahun. Ada kisah terkenal dari era Dinasti Tang tentang selir kaisar yang sangat menyukai leci, sampai buah ini dikirim dengan kuda estafet agar tetap segar saat tiba di istana.
Bahan (1 gelas 16 oz):
- 30 ml sirup Multibev Lychee
- 150 ml teh hitam yang sudah didinginkan (sekitar 3 g teh untuk 150 ml air)
- 2 sampai 3 buah leci kalengan
- Es batu secukupnya
Cara membuat:
- Seduh teh hitam, diamkan sampai dingin.
- Tuang sirup lychee ke gelas, masukkan buah leci dan es batu.
- Tuang teh, aduk rata.
Catatan untuk owner: Teh bisa diseduh dalam batch besar di awal shift. Ganti teh dengan air soda untuk Lychee Soda, atau dengan green tea untuk Lychee Green Tea.
8. Strawberry Matcha Latte (Sirup Multibev Strawberry)
Kenapa disukai: Gradasi merah muda, putih, dan hijau di gelas membuat menu ini sangat fotogenik. Rasanya juga seimbang: manis segar stroberi bertemu sedikit pahit matcha. Menu ini sering muncul di unggahan media sosial pelanggan, yang berarti promosi gratis untuk kafe kamu.

Promo Bisa Berubah Sewaktu-waktu.
Fakta singkat: Matcha adalah bubuk teh hijau Jepang yang dibuat dari daun teh yang dinaungi sebelum dipanen, sehingga warnanya hijau terang dan rasanya lebih umami. Matcha sudah lama dipakai dalam upacara minum teh Jepang, dan kombinasinya dengan stroberi ramai jadi tren minuman kafe dalam beberapa tahun terakhir.
Bahan (1 gelas 16 oz):
- 25 ml sirup Multibev Strawberry
- 150 ml susu segar dingin
- 2 sampai 3 g bubuk matcha
- 50 ml air panas (suhu 70 sampai 80°C)
- Es batu secukupnya
Cara membuat:
- Kocok matcha dengan air panas sampai larut dan sedikit berbusa.
- Tuang sirup strawberry ke dasar gelas, tambahkan es lalu susu perlahan.
- Tuang matcha perlahan di atas es agar terbentuk tiga lapisan warna.
Catatan untuk owner: Tanpa matcha, menu ini jadi Strawberry Milk yang disukai anak-anak. Jangan gunakan air mendidih untuk matcha karena rasanya akan jadi lebih pahit.
Tips untuk Owner: Mengelola 8 Sirup di Bar
Delapan varian ini bisa menghasilkan jauh lebih dari 8 menu kalau dikelola dengan rapi. Beberapa hal yang membantu operasional harian:
- Pakai pump dispenser. Takaran jadi seragam di setiap gelas, siapa pun barista yang bertugas, dan HPP lebih mudah dihitung.
- Tulis takaran di resep standar bar. Tempel kartu resep di area kerja agar rasa menu tetap konsisten antar shift.
- Simpan di tempat sejuk dan tertutup rapat. Jauhkan dari sinar matahari langsung dan ikuti petunjuk penyimpanan di label botol.
- Terapkan FIFO. Botol yang datang lebih dulu dipakai lebih dulu, terutama untuk varian yang perputarannya lebih lambat.
- Mulai dari menu andalan. Untuk kafe baru, Iced Vanilla Latte, Iced Caramel Macchiato, dan Lychee Tea biasanya paling cepat diterima pelanggan. Tambahkan menu lain bertahap sesuai respons pasar.
Penutup
Menu populer tidak harus sulit dibuat. Dengan 8 varian sirup Multibev 1 liter, kamu bisa menyajikan 4 menu kopi dan 4 menu non-kopi yang sudah terbukti disukai banyak orang, sekaligus punya ruang untuk membuat variasi turunan sendiri.
Semua varian sirup Multibev 1 liter tersedia di Otten Coffee.
FAQ
1 botol sirup Multibev 1 liter bisa untuk berapa gelas?
Sekitar 33 sampai 50 gelas. Dengan takaran 20 ml per gelas, 1 liter cukup untuk 50 gelas. Dengan takaran 30 ml, cukup untuk sekitar 33 gelas.
Berapa takaran sirup yang ideal untuk 1 gelas?
Untuk gelas 16 oz, takaran umum adalah 20 sampai 30 ml. Menu kopi susu cukup 20 sampai 25 ml, sedangkan menu teh buah dan blended biasanya butuh 30 ml karena es dan cairan lain mengencerkan rasa.
Apa bedanya sirup Caramel dan Salted Caramel?
Sirup Caramel punya rasa karamel manis yang klasik, cocok untuk caramel macchiato atau caramel latte. Salted Caramel menambahkan sentuhan asin yang membuat rasanya lebih gurih dan tidak cepat bikin enek, cocok untuk menu blended dan dessert drink.
Apakah sirup Multibev bisa dipakai untuk minuman panas?
Bisa. Sirup larut dengan baik di minuman panas seperti latte atau cokelat panas. Tuang sirup lebih dulu ke cangkir, lalu tambahkan espresso dan susu panas.
Bagaimana cara menyimpan sirup setelah botol dibuka?
Tutup botol rapat setelah dipakai, simpan di tempat sejuk dan kering, dan hindari sinar matahari langsung. Ikuti petunjuk penyimpanan dan tanggal kedaluwarsa yang tertera di label.
Kenapa kafe sebaiknya memilih ukuran 1 liter dibanding ukuran kecil?
Ukuran 1 liter lebih praktis untuk volume penjualan harian kafe. Stok tidak cepat habis, frekuensi belanja berkurang, dan botolnya pas untuk dipasangi pump dispenser.
Menu mana yang paling cocok untuk kafe yang baru buka?
Iced Vanilla Latte, Iced Caramel Macchiato, dan Lychee Tea. Ketiganya mudah dibuat, rasanya sudah dikenal luas, dan mewakili pelanggan peminum kopi maupun non-kopi.
Bisakah satu sirup dipakai untuk lebih dari satu menu?
Sangat bisa. Contohnya sirup Hazelnut untuk Hazelnut Chocolate dan Hazelnut Latte, atau sirup Strawberry untuk Strawberry Matcha Latte dan Strawberry Milk. Cara ini membuat menu lebih beragam tanpa menambah banyak stok.
