7 LANGKAH COFFEE CUPPING DI RUMAH - Majalah Otten Coffee
Mencoba cupping sebenarnya tidak sesulit yang selama ini dibayangkan. Penggemar kopi awam pun bisa mencobanya sendiri di rumah.
APA rahasia para cupper professional bisa memiliki kemampuan menyelidiki rasa sedemikian mengagumkannya? Bukan pada cupping bowls atau sendok cupping mahal yang mereka miliki, tapi pada frekuensi latihan demi latihan yang telah mereka lakukan. Para awalnya para cupper atau taster kopi ini pun mungkin saja pernah salah menganalisa, tapi berbagai percobaan dan proses menjadikan mereka ahli. Seperti kata pepatah lawas, “Practice makes perfect”. Kita pun bisa mencoba tasting atau cupping sendiri di rumah, kuncinya hanya fokus dan “berkonsentrasi dengan apa dirasakan”.
Simak 7 langkah mencoba cupping di rumah berikut ini:
1. Menyiapkan single origin
Sebaiknya membeli 2 atau 3 kopi single origin yang berbeda. Sebelumnya kami sudah pernah membahas konsep tentang single origin di sini. Dan akan lebih baik pula untuk bertanya kepada roaster kopi lokal atau specialty shop tempat Anda membeli kopi jika ingin mendapatkan semacam “pencerahan” tentang ini. Membeli lebih dari satu single origin adalah perlu untuk membuat perbandingan rasa. Kita tidak bisa membedakan rasa jika tidak ada komponen untuk dibedakan, ‘kan?
2. Menyiapkan wadahnya
Tidak perlu menyiapkan jauh sampai ke alat-alat cupper professional dulu—kecuali Anda memang memiliki budget khusus untuk ini. Namun, cara sederhananya, kita bisa memulainya dengan French press. Anda bisa membeli 2-3 French press. Bisa yang berukuran kecil saja untuk menghindari banyaknya kopi yang mungkin terbuang dan mencegah kamu meminum terlalu banyak kopi. :p
3. Menyeduh
Seduh kopi dengan French press. Biarkan kopi dingin sejenak karena akan lebih mudah mengenali rasa pada kopi yang hangat ketimbang panas.

4. Mulailah mengobservasi rasa
Setelahnya coba rasakan kopi-kopi yang diseduh itu secara bergantian. Sesap sekali atau dua kali pada satu kopi sebelum beralih ke kopi yang lain. Pada saat disesap, coba pikirkan apa rasa kopi itu jika dibandingkan dengan yang lain.
5. Fokus
Fokuslah pada tekturnya dulu. Misalnya apakah kopi yang satu lebih kerasa lebih ‘penuh’ dibandingkan kopi yang lainnya? Apakah yang satu lagi lebih kerasa sweetness-nya dibandingkan yang lain, dan seterusnya. Jangan lihat label atau flavor notes yang ada di kemasan kopi dulu, tapi cobalah untuk menulis karakter dan rasa yang Anda dapatkan berdasarkan pengalaman personal tadi.
6. Nggak usah ‘khawatir’ sama flavor-nya
Flavor atau rasa kopi konon merupakan hal yang paling mengintimidasi dalam proses tasting sekaligus yang paling bikin frustasi. Seorang Roaster umumnya menggunakan unsur flavors ini untuk menjelaskan bukan hanya karakter yang paling dominan saja (seperti ‘nutty’ atau ‘floral’), tapi juga untuk menguraikan rentang rasanya yang beragam. Misalnya, jika ada catatan tentang ‘ripe apple’ pada sebuah single origin maka harusnya itu sudah bisa memberi gambaran bahwa kopi itu juga memiliki sweetness dan acidity sekaligus. Agak rumit memang. Tapi tidak apa-apa, hal ini bisa dipelajari seiring dengan semakin banyaknya latihan. Jika sudah merasakan kedua single origin kopi yang dicoba tadi, coba tuliskan karakter yang Anda rasakan dalam catatan khusus sendiri. Tidak usah khawatir soal benar atau salahnya. Apa pun karakter yang terpikirkan saat itu, cobalah untuk menuliskannya.
7. Bandingkan
Setelah selesai, bandingkan apa yang telah Anda tulis dengan deskripsi yang ada dalam paket single origin yang dibeli. Sesuai atau tidak? Kalau pada langkah sebelumnya tadi, Anda mungkin kebingungan bagaimana mendeskripsikannya secara tepat. Dengan membaca flavor notes yang ada dalam paket single origin itu sedikitnya mungkin akan membantu. Sekaligus menambah daftar rasa pada kamus Anda.
Mengobservasi dan menjelaskan tentang rasa dan karakter kopi ini akan semakin lebih mudah jika dilatih terus menerus. Dan yang tidak kalah penting pula, sebaiknya jangan berhenti hanya pada satu atau dua single origin saja. Semakin banyak single origin yang dicoba maka akan semakin kaya juga perbendaharaan rasa yang Anda miliki tentang kopi.
Selamat mencoba cupping di rumah. 🙂
Foto diambil dari groundworkcoffee Tumblr dan Flickr (credit oleh Kars Alfrink)
Artikel ini diperbaharui pada 7 November 2023


