6 FILM TENTANG KOPI DAN KOPI SIANIDA PALING VIRAL SEINDONASIA - Majalah Otten Coffee
Mencintai minuman kopi pasti tidak akan menuntun banyak orang dengan berbagai hal yang mengaitkannya pada kopi, termasuklah film yang mengulas perihal kopi.
FILM tentang kopi biasanya sebuah kisah yang menyisipkan unsur khas di industri kopi pada adegannya baik secara keseluruhan maupun hanya muncul sebagian di beberapa skenario. Ketika tanpa sengaja menonton film dan ada adegan minum kopi, pasti kamu akan teralihkan dari cerita filmnya, kamu kemudian mencari tau kopi apa yang diminum, mesin kopi seperti apa yang ada di film tersebut, di mana mendapatkannya. Untuk rekomendasi film di waktu luang, beberapa daftar film yang mengulas tentang kopi.
Kopi Sianida Film Dokumenter

Film Kopi Sianida adalah film dokumenter durasi 1 jam 26 menit yang mengulas kronologi kasus kopi sianida tahun 2016 yang masih sisakan banyak pertanyaan publik dan tidak terjawab. Tayang di Netflix dengan judul “Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso” merupakan karya film jurnalistik disutradarai oleh Rob Sixsmith yang pernah viral juga dengan film dokumenternya “The Raincoat Killer: Chasing a Predator in Korea“.
Sejak diluncurkannya film Kopi Sianida di Netflix pada bulan september 2023, masyarakat Indonesia seperti mendapat sudut pandang yang berbeda terkait kasus kopi sianida. Berbagai analisis kasus kopi sianida dari para penontonnya menciptakan argumen yang berbeda-beda, seakan menjawab pertanyaan yang telah bertahun-tahun tidak dipertanyakan. Kini pintu itu dibuka melalui film dokumenter Kopi Sianida, setelah menontonnya kira-kira apa yang akan menjadi rangkuman kasus kopi sianada menurut kamu. Apakah Jessica Wongso sebenarnya tidak bersalah, atau Jessica Wongso memang benar bersalah.
Filosofi Kopi The Movie

Filosofi Kopi The Movie merupakan film drama Indonesia tahun 2015 durasi 1 jam 57 menit yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko yang diadaptasi dari novel Filosofi Kopi oleh Dewi Lestari. Film ini mengisahkan tentang pencarian gairah dalam diri hingga akhirnya dedikasi secara penuh ke minuman kopi. Toko utama Ben dan Jody sebagai sahabat membangun kedai kopi “Filosofi Kopi” yang merupakan kedai kopi terkemuka di Jakarta yang hanya menyediakan kopi terbaik di Indonesia.
Perjalanan membangun bisnis kedai kopi, menuntun penonton untuk menyaksikan serpihan masa lalu yang penuh kesedihan dengan orang tua mereka masing-masing. Sebuah film drama yang tidak hanya bercerita tapi juga membuka wawasan baru untuk mengenal kopi Indonesia melalui film yang dibumbui oleh cinta dan gairah.
Filosofi Kopi 2: Ben & Jody

Sukses dengan film Filosofi Kopi The Movie dan disambut meriah oleh penonton Indonesia, film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody hadir seperti menjawab permintaan penonton setia. Filosofi Kopi 2 adalah film drama Indonesia tahun 2017 yang merupakan sekuel dari Filosofi Kopi yang masih sama disutradari oleh Angga Dwimas Sasongko. Jika di film pertama tentang jatuh bangun mendirikan kedai kopi, di sekuel kedua ini bercerita tentang perjuangan Ben & Jody mengarungi masalah yang timbul setelah kedai kopi berdiri dan beroperasi.
Bentrok antara idealis kesempurnaan sajian kopi dengan mempertahankan agar bisnis kedai kopi tetap berjalan, ditambah konflik drama lainnya yang dihadapi oleh Ben & Jody. Sebuah film tentang kopi yang layak untuk kamu tonton.
Ben & Jody

Kelanjutan film sekuel dari Filosofi Kopi, kini lebih fokus pada karakternya Ben & Jody yang begitu disukai oleh penonton Indonesia, seperti memanfaatkan momentum Ben & Jody dibuat film tersendiri. Ben & Jody merupakan film drama laga Indonesia tahun 2022 durasi 1 jam 54 menit disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko yang masih mengambil topik tentang industri kopi. Pada film kali ini, mengulas konflik tanah ladang kampung yang semua warga disekap dan dikerjapaksa di tengah hutan. Termasuk Ben yang disekap, Jody pun khawatir tidak mendapat kabar dari Ben dan berinisiatif mencari Ben, hingga menuntun Jody menyusup sekaligus menyelamatkan warga yang disekap akibat konflik tanah ladang.
Film sekuel kali ini mengisahkan permasalahan yang terjadi di pedesaan yang melibatkan perseteruan antara perusahaan dan warga atas tanah ladang, hingga menemukan warga yang dikerjakan secara paksa yang dijaga orang-orang bersenjata.
Cafe Funiculi Funicula

Cafe Funiculi Funicula adalah film fiksi ilmiah Jepang tahun 2018 tentang kedai kopi berdurasi 1 jam 57 menit yang disutradarai oleh Ayuko Tsukahara, sebuah film yang diadaptasi dari novel “Funiculi Funicula” karya Toshikazu Kawaguchi. Mengisahkan sebuah kedai kopi yang menawarkan perjalanan masa lalu untuk pelanggannya yang minum kopi. Kedai kopi ini “Funiculi Funicula” memiliki pelanggan dari berbagai kalangan dan permasalahan mendalam yang berbeda-beda dari masing-masing pelanggan. Kebanyakan pelanggan yang minum kopi berharap bisa memperbaiki beberap momen, melakukan beberapa hal yang tidak dilakukannya di masa lalu.
Perjalanan ke masa lalu harus diselesaikan sebelum secangkir kopi yang mereka pesan menjadi dingin, kalau itu terjadi mereka akan terjebak di kursi kafe tersebut.
Coffee Mate

Coffee Mate adalah film melodrama asal Korea Selatan di tahun 2016 yang ditulis dan disutradarai oleh Yi Hyun-ra, sebuah film yang berlatar di kafe dan membuka jelajah perasaan begitu mendalam. Tokoh dalam film, In-young memiliki hidup pada umumnya seorang ibu rumah tanggah, dan bertemu Hee-soo di kafe hingga akhirnya mereka sepakat menjadi teman minum kopi di kafe (coffee mate). Pertemanan yang hanya terjalin di kafe itu saja, tanpa komunikasi di luar kafe melalui telepon maupun pesan singkat. Pertemuan ini menjadi sering, dan obrolan seriring menjadi lebih mendalam bertukar rutinitas harian dan rahasia personal.
Menjadi coffee mate menuntun mereka menemukan satu sama lain dalam diri mereka masing-masing, menumbuhkan perasaan yang begitu mendalam yang bermula dari teman minum kopi di kafe.
Apakah kamu sudah menonton salah satunya, mana yang paling menarik perhatianmu terkait film tentang kopi.

