4 TIPS MEMAKSIMALKAN SOSIAL MEDIA UNTUK KEDAI KOPI - Majalah Otten Coffee
Seperti diketahui bahwa sekarang adalah eranya dunia sosial media. Sosial media tak hanya platform untuk bersenang-senang, tetapi juga ranah penting untuk dikenal banyak orang.
SETIAP perusahaan baik itu coffee shop atau segala ranah bisnis di berbagai bidang tak ada yang tidak memiliki akun di berbagai media sosial. Perusahaan khususnya yang bergerak di kopi industri tampaknya sadar benar dengan besarnya peran media sosial dalam mendongkrak suksesnya perusahaan mereka. Jika dulu media sosial hanya sebagai media “iseng” atau “senang-senang” belaka, kini media sosial bertransformasi menjadi wadah dan wajah sebuah produk. Orang-orang tak lagi melihat media cetak untuk melihat sebuah produk, konsumen kini lebih condong menggunakan media sosial dari sebuah produk untuk membeli produk yang mereka inginkan.

Meski begitu, tak semua perusahaan tahu bagaimana mengoptimasi akun media sosial yang mereka miliki. Untuk itu kali ini akan kami bagi tips agar akun sosial media kedai kopi atau bisnis kopimu bisa berhasil secara maksimal.
Ciptakan Exposure
Memulai bisnis diperlukan exposure agar diketahui orang banyak. Hal ini juga belaku di dalam bisnis kopi. Dian Anindya Triutami selaku Social Media Specialist Otten Coffee mengatakan bahwa membangun exposure adalah salah satu trik yang bisa dilakukan. Caranya adalah dengan cara konsisten baik dari segi kualitas konten maupun jadwal posting. Usahakan postingan-nya disiplin dan tidak bolong-bolong. Untuk awal setidaknya satu hari sekali. Di sini kamu bisa melihat menu ‘Insight’ bagaimana kualitas dari postingan kamu tersebut dan belajar menganalisinya. Kelak ini berguna untuk bisnis.
Orisinalitas & Bangun Brand Identity
Bagaimana pun, konten yang orisinal lebih disukai dari konten yang hasil copy paste. Oleh karena itu, usahakan menciptakan konten sekreatif mungkin untuk mencuri perhatian pasar. Apalagi pasar di industri kopi adalah mayoritas mereka yang kreatif. Selain itu, kamu harus membangun brand identity karena meski banyak yang berbisnis kopi, kamu harus menemukan jati diri yang menjadi pembeda antara kamu dengan yang lain. Pilih tone warna yang mewakili brand kamu, visual-visual yang keren serta copywriting yang membuat orang selalu ingat akan brand kamu.

Selalu Update
Sebuah akun yang berhasil adalah akun yang peka terhadap apa yang terjadi di sekitar. Dalam mengelola sebuah akun, diharuskan peka dan tahu banyak terhadap beragam peristiwa yang relevan dengan sebuah brand. Juga harus aware terhadap beragam topik yang beredar di pasaran. Beberapa brand malah memiliki kaledioskop agar postingan akun mereka tepat dengan momentum yang ada. Misalnya ini memasuki tahun baru, unggahlah konten yang berkaitan dengan tahun baru yang tentunya tetap memberi sentuhan dari brand yang kamu kelola. Atau Hari Kopi Sedunia, unduh konten mengenai ini dan sesekali bolehlah membuat kuis seru sebagai apresiasi terhadap follower setia.
Menurut Dian Anindya Triutami selaku Social Media Specialist Otten Coffee, sekarang itu fitur Reel di Instagram bisa berpengaruh banyak dalam menciptakan exposure karena alogaritma sistem tadi. Jadi alih-alih kamu hanya unggah di feed saja, boleh juga bikin video kedai kopimu dan post di Reel ya.

Spesifik & Relevan
Sebuah brand biasanya memiliki pasar dan audience yang spesifik. Oleh karena itu, hal tersebut juga harus berlaku di media sosial brand itu. Jika kedai kopimu biasa didatangi anak muda dan coffee addict, maka postingan tentang memuja kopi sachet bukanlah konten yang relevan. Tidak pernah ‘kan kamu melihat sebuah brand sepatu memposting produk susu? Karena itu sama sekali tidak spesifik dan relevan.
Nah, sudah tahu ‘kan bagaimana mengoptimasi akun media sosial di bisnis kopimu. Kira-kira akun media sosial brand kopi mana yang menjadi favoritmu?
Foto dari chenpr, theblazingcenter, static1.squarespace, ocialmediacreature, socialsamosa
Diperbaharui oleh Mustika T. Yuliandri pada 8 Maret 2023

