4 ALASAN KENAPA HARUS NGOPI DI ALAM BEBAS - Majalah Otten Coffee
Banyak orang yang menikmati kopi di kedai kopi atau di rumah sendiri. Tapi sesekali cobalah ngopi di alam bebas. Sensasi nikmatnya tak lagi menemukan batas.
SAYA adalah jenis peminum kopi yang suka bereksperimen, baik itu eksperimen rasa, maupun eksperimen sensasi ngopi di mana saja. Menjelajah kedai-kedai kopi adalah keseruan tersendiri, begitupun ngopi di rumah ditemani ibu tercinta. Tetapi lebih dari semua itu, ternyata ngopi di alam bebas dengan keterbatasan adalah sebuah pengalaman menyenangkan yang tak tertandingi. Itulah kenapa saya ingin mengajak teman-teman “seperngopian” ini untuk ramai-ramai mencoba ngopi di alam terbuka. Kenapa? Karena berikut empat alasannya.

Nikmat di Cangkir, Sedap Dipandang Mata
Seorang teman pernah mengunggah foto dirinya sedang menyeduh di Dataran Tinggi Dieng dengan Aeropress. Dia bilang tak pernah dirasakan ngopi dengan manual brew seistimewa ini. Nikmat kopi di udara yang dingin tak hanya menghangatkan tubuh tetapi juga hati. Bayangkan bisa mencecap kopi sembari diberikan pemandangan ‘hadiah’ dari Yang Kuasa. Sensasinya pastilah berkali-lipat hitungannya. Saya sendiri pernah seduh dengan Aeropress di Pulau Samosir tepat di pinggir Danau Toba. Pagi itu kabut turun perlahan. Kepulan asap di cangkir kopi ditemani pemandangan serasa mendamaikan. Inilah alasan paling kuat kenapa ngopi harus dilakukan di alam bebas Kedai kopi menjelma alam dan di sini menyeduh terasa lebih membahagiakan.

Mengasah Kreativitas
Ngopi di alam memang tak semudah ngopi di rumah atau di coffee shop yang tak terhalang apapun. Ngopi di alam sama dengan mengasah kreativitas kita agar bisa menghasilkan kopi yang nikmat. Tak ada Bonavita – Digital Variable Temperature Gooseneck Kettle Electric di sini. Saat kemping kamu harus mencari sumber air dan menyalakan api dengan cara manual. Pun suhu airnya harus dikira-kira sendiri agar tak terlalu panas dan tak terlalu dingin. Insting dan kreativitas terasa, bukan? Saat traveling tentu kamu tidak membawa coffee scale Acaia Lunar yang mewah itu. Jadi tentu semua takaran kopi sudah dipersiapkan di rumah. Ngopi di alam juga mengajarkan kesiapan. Seperti tak lupa membawa Hand Grinder Porlex mini atau membawa seperangkat Cafflano Classic favoritmu.

Penuh Tantangan
Meskipun tak terlalu besar, tetapi ngopi di alam bebas tetaplah memiliki tantangan. Kamu pasti takkan pernah mengalami untuk secangkir kopi saja harus melakukan ‘kegiatan’ yang sedikit merepotkan. Mulai dari perihal menggiling kopi, mempersiapkan air hingga lain-lain yang di luar rencana. Saya sendiri pernah menyeduh dengan Minipresso di alam terbuka dan tak berhasil berkali-kali dikarenakan suhu air yang tidak pas. Well, demi kopi apapun dilakukan!

Menghangatkan Kebersamaan
Ngopi di alam seringnya dilakukan bersama sahabat atau orang tersayang. Dengan usaha yang cukup lumayan dalam menyeduh kopi nan asik ini tentulah secangkir kopi berperan besar untuk menghangatkan kebersamaan. Dikelilingi pemandangan alam yang indah, ditemani secangkir kopi nikmat kebersamaan akan terasa mudah terjalin dengan hangat. Ah, kopi, sahabat dan alam adalah ketiga unsur kenapa hidup benar-benar pantas dirayakan.
Foto utama dari coffeecircle.com

