3 TIPS MEMULAI BISNIS COLD BREW - Majalah Otten Coffee
Kopi seduh dingin atau cold brew coffee adalah sebuah bisnis yang kelihatannya mudah dikembangkan tapi sulit dijalankan.
BISNIS cold brew di Indonesia telah menjamur di seluruh antero negeri. Banyak pelaku yang berkecimpung di bisnis kopi seduh dingin ini menganggap cold brew coffee adalah sesuatu hal yang gampang laris dan mampu diterima oleh pecinta kopi. Padahal, bisnis jenis ini justru tak sesimpel kelihatannya. Terbukti dari banyaknya brand cold brew coffee yang bergiat menjual produknya di awal, namun perlahan hilang seiring waktu karena tak mampu menarik perhatian para penikmat kopi. Lalu apa yang seharusnya dilakukan agar cold brew ini mampu merebut hati pasar? Berikut tiga tips memulai bisnis cold brew coffee yang mungkin bisa membantu kamu.

Eksperimen Rasa
Mereka yang ingin memulai bisnis cold brew harusnya paham benar soal memilih biji kopi yang kelak menghasilkan cita rasa yang mampu dinikmati pasar. Apa yang membuat cold brew ala Stumptown berhasil? Rasanya nikmat. Ingat, tidak semua biji kopi dengan beragam roasting profile bisa nikmat dijadikan kopi seduh dingin. Selain itu, kamu juga harus memikirkan alat seduh apa yang paling tepat ‘mengeluarkan’ cita rasa dan flavor yang diinginkan. Untuk mencapai kesempurnaan rasa diperlukan percobaan dan penilitian yang tidak main-main. Kopi seduh dingin yang kamu suka belum tentu mampu dinikmati orang lain. Diperlukan survei kecil-kecilan dan eksperimen yang mendalam perkara menemukan formula ‘kenikmatan’ ini. Jangan terburu-buru menentukan biji mana, cara seduh apa dan formula apa untuk menghasilkan produk yang layak jual. Nikmati proses ‘pencarian’ cita rasa ini sampai benar-benar yakin bahwa produkmu layak dinikmati pasar.

Berbeda
Apa yang membuat cold brew coffee Slingshot dan Blue Bottle bergaung dan harum namanya? Yup, mereka berani berbeda. Slingshot dengan berani menciptakan kemasan berbeda dengan terobosan ‘kotak berkeran’ ala wiski. Sedang Blue Bottle mengeluarkan cold brew versi kalengan yang bisa dinikmati kapan saja. Sebuah brand yang berhasil adalah brand yang mampu berbeda sehingga mampu mencuri perhatian. Pikirkan ide yang berbeda dalam mengemas produk cold brew coffee-mu. Dari banyaknya kemasan yang sudah ada, pilihlah sesuatu yang lain, sesuatu yang belum pernah terpikirkan. Selain rasa, kemasan adalah salah satu hal penting yang membuat pembeli tertarik dengan produkmu.

Pemasaran
Kopi yang nikmatnya tak terbantahkan akan sia-sia jika tidak ada yang tahu tentang keberadaan kopi tersebut. Maka di sini dibutuhkan sistem pemasaran yang canggih sehingga cold brew coffee-mu dikenal dan bergaung di mana-mana. Selain memasarkannya di kedai sendiri atau di beberapa kedai kopi dan supermarket rekanan, dibutuhkan pemasaran secara online. Optimasi semua sosial media untuk memperkenalkan produkmu. Kalau perlu endorse beberapa influencers agar produk kamu diketahu khalayak dan meluas kemana-mana. Kelola media sosial produk kopimu dengan maksimal. Pikirkan strategi pemasaran setiap saat dan kalau perlu ikuti beragam event dan bazar agar cold brew coffee-mu beredar di mana-mana.
Sekian riga tips dari kami. Jika ada beberapa tips lainnya yang kalian ketahui ditunggu komentarnya ya. Terima kasih. Salam kopi.
Foto utama dari eater.com

