3 HAL KELIRU SOAL PENGGILING KOPI - Majalah Otten Coffee
Selama ini banyak yang tak paham pentingnya peran penggiling kopi (coffee grinder) dalam menciptakan kopi enak. Padahal alat kopi yang satu ini memiliki poin yang tak kalah pentingnya dari kopi itu sendiri dan cara menyeduh.
DULU saya kira untuk menciptakan kopi nikmat hanya diperlukan kopi yang baik, keahlian sang barista serta alat seduh atau mesin espresso-nya. Penggiling kopi sama sekali tidak pernah terpikirkan oleh saya memiliki kekuatan penting dalam menghasilkan kebahagiaan dalam tiap cangkir. Kekeliruan ini ternyata tak saya alami sendiri. Banyak orang yang tidak paham bahwa coffee grinder juga diperlukan dalam rutinitas seduhmu setiap hari.
Lalu apa saja hal-hal keliru yang selama ini sering terdengar tentang penggiling kopi? Berikut jawabannya.

Semua Penggiling Kopi Sama Saja
Maaf, tapi pendapat yang satu ini sungguh jauh dari kebenaran. Coffee grinder itu ada ratusan jenis mereknya. Pun terbagi dua antara automatic grinder dan manual grinder. Dari sini saja kita sudah tahu bahwa semua coffee grinder tidaklah sama. Tak cukup di situ, dinilai dari ‘mata pisau’ atau ‘burr penggilingnya’ saja sudah berbeda. Ada penggiling kopi yang menggunakan mata pisau blade yaitu terdiri dari dua mata pisau tajam dari besi, baja atau stainless stell. Dan ada pula ‘mata penggiling’ yang terbuat dari keramik dan porselain yang biasa disebut dengan burr.
Umumnya mata pisau grinder yang blade digunakan pada bahan masakan bumbu dapur. Jika kamu melihat blender dan lain-lain maka itu mata pisaunya kebanyakan berbentuk blade. Untuk kopi sendiri mata pisau blade tetap bisa menggiling, hanya saja hasilnay tidak presisi dan konsisten seperti conical burr. Penggiling dengan conical burr sendiri juga ada yang terbuat dari metal, keramik, porselain dan masih banyak lagi. See? Masih percaya jika semua penggiling kopi itu sama saja?
Penggiling Kopi Mahal Itu Pemborosan
Sayang sekali jika saya masih mendengar pendapat seperti ini. Harga tinggi dari sebuah mesin penggiling kopi pastilah ada alasannya. Alasannya sudah pasti tak jauh-jauh dari kualitas. Automatic grinder sekelas Mahlkonig EK43 pastilah memiliki kualitas yang berbeda dari automatic grinder Latina N600 meskipun mereka sama-sama automatic grinder.

Pun manual grinder Hario Ceramic Slim Grinder pastilah berbeda kualitas dengan manual grinder Comandante. Jadi tidak ada yang namanya pemborosan dan harga yang kelewat mahal jika kamu mengerti kualitas dan kenapa produk tersebut memang layak dinominalkan demikian.
Untuk Coffee Shop, Satu Penggiling Kopi Saja Sudah Cukup
Nope! Idealnya sebuah kedai kopi itu harus memiliki dua buah automatic grinder. Yang satu untuk espresso blend atau house blend yang akan dipakai untuk menu kopi espresso base (seperti espresso, americano, cappuccino, latte dan lain-lain). Dan satu lagi untuk menggiling kopi pada menu manual brew atau filter coffee. Kenapa tidak bisa disatukan saja penggiling kopinya? Karena pada espresso blend, kamu tidak bisa mengganti setting pada level gilingan. Dia harus tetap pada satu level gilingan. Pun hopper penggiling kopi pastilah sudah penuh dengan biji espresso blend dan tidak mungkin digonta-ganti isinya pada saat ingin menggiling aneka single origin untuk menu manual brew. Sedangkan penggiling kopi satu lagi memang diperuntukkan untuk aneka single origin dan aneka metode seduh. Sehingga level gilingan bisa diganti sesuka hati.
Foto utama dari pinterest
Artikel ini diperbaharui oleh Mustika T. Yuliandri pada 24 Juli 2023

