3 HAL INI BIKIN KOPI TAK NIKMAT LAGI, CEK PENYIMPANAN KOPIMU - Majalah Otten Coffee
Di mana pun itu, tiap sajian selalu mempertimbangkan kesegaran bahan, seperti cafe yang menyimpan bahan makanan agar tetap segar sebelum dimasak, bahkan untuk kedai kopi pun begitu, selalu menjaga persediaan biji kopi agar tetap segar sebelum diseduh. Namun, apakah menyimpan biji kopi di rumah kurang terjaga kesegarannya? Tidak demikian.
MEMBUAT sajian kopi agar tetap nikmat walau diseduh dari hari ke hari rahasianya ada pada penyimpanan persediaan biji kopi itu sendiri. Menyimpan persediaan kopi di rumah dalam bentuk biji kopi lebih tahan lama daripada menyimpan kopi dalam bentuk bubuk kopi. Tapi, jika memyimpan kopi di rumah dalam bentuk biji setidaknya harus memiliki grinder sendiri di rumah, walaupun untuk menghancurkan biji kopi menjadi bubuk banyak alternatifnya dengan alat dapur, namun lebih baik menggunakan grinder agar biji kopi secara keseluruhan menjadi bubuk. Pilihan manual grinder seperti Rhinowares ataupun Zassenhaus bisa menjadi pertimbangan membeli grinder untuk kebutuhan ngopi di rumah.

Bukan berarti menyimpan biji kopi di rumah tidak bisa, hanya saja ada yang perlu diperhatikan, seperti halnya wadah penyimpaan biji kopi itu sendiri. Baiknya menggunakan wadah penyimpanan yang kedap udara agar biji kopi tahan lama. Beberapa hal yang membuat biji kopi menjadi tak nikmat lagi ketika diseduh.
UDARA
Sama seperti bahan makanan lainnya yang mengalami oksidasi, kopi pun seperti itu. Ketika udara mulai menyentuh biji kopi maka beberapa karakter rasa menjadi terdegradasi, ini sebabnya kandungan yang ada pada biji kopi mudah menguap dan tidak stabil ketika terkena udara. Oleh karena itu, kemasan biji kopi setelah disangrai sangat diperhatikan untuk menjaga biji kopi tetap segar. Beberapa ada yang berpendapat, dengan kemasan biji kopi sekarang ini, sudah dapat menjaga ketahanan biji kopi tetap nikmat hingga 1 bulan beberapa hari kurang lebih tanpa memindahkannya ke wadah kedap udara. Jika di kedai kopi, setelah membuka biji kopi dari kemasan langsung memasukannya ke wadah yang ada pada grinder, tidak menjadi permasalahan serius karena kebutuhan biji kopi banyak dan tidak ada yang berlebih untuk hari berikutnya. Namun, jika untuk kebutuhan di rumah, ada baiknya membeli biji kopi dengan kemasan yang memiliki fitur zip lock untuk mengunci rapat agar udara tidak dapat masuk.

KELEMBAPAN
Kopi bersifat higroskopi, yang mana artinya biji kopi dapat menyerap kelembapan lingkungan sekitar, situasi kelembapan ini dapat mengurangi karakter rasa yang ada pada biji kopi sehingga kopi tidak nikmat lagi ketika diseduh. Kadar kecepatan menyerap kelembapan ini berbeda antara bubuk kopi dan biji kopi. Beberapa ada yang berpendapat, menyimpan biji kopi pada lemari pendingin akan menambah usia biji kopi agar tahan lama. Ternyata malahan hal ini, membuat biji kopi menyerap lebih kelembapan air yang ada pada lemari pendingin, alhasil biji kopi tak nikmat lagi ketika diseduh.
PANAS
Karakter rasa pada kopi terdapat pada kandungan minyak yang ada pada biji kopi. Jika suhu ruangan terlalu panas, ini menyebabkan kandungan minyak pada kopi menguap dan biji kopi tak nikmat lagi ketika diseduh. Sebagian besar karakter rasa akan hilang karena minyak pada kopi ikut menguap karena biji kopi kepanasan. Rekomendasi suhu ruangan sekitar 20-25C untuk penyimpanan biji kopi yang optimal agar tak mengganggu karakter rasa yang ada pada biji kopi.
src: fivesenses.com.au img: cnet.com

