3 ALASAN KENAPA HARUS MINUM KOPI TUBRUK - Majalah Otten Coffee
Kenapa harus minum kopi tubruk? Karena tiada yang lebih otentik dan seksi dalam seduhan tradisional yang satu ini.
MUNGKIN banyak yang mengira bahwa saya (dan peminum kopi third wave era lainnya) tak suka minum kopi tubruk. Padahal pernyataan itu sama sekali tidak benar mengingat kopi tubruk adalah kopi yang pertama kali saya cicip seumur hidup. Buat saya, kopi tubruk dalam kesederhanaannya mampu memberi kejujuran rasa tanpa banyak tingkah. Meski terlihat sederhana tapi kopi tubruk juga memiliki trik agar mampu diterima teguk dan lidah.
Lalu kenapa semua orang harus menikmati kopi tubruk? Berikut alasan ‘manisnya’.

Ringkas & Praktis
Kopi tubruk itu sederhana, sesederhana membuatnya. Yang kamu butuhkan hanya air panas dan kopi dan lebur di cangkir begitu saja. Jadi saat kamu memiliki waktu yang singkat sekali, pilihlah metode tubruk untuk kebutuhan ngopimu. Tak ada alasan untuk tidak menikmati kopi nikmat meski waktu tak sempat. Tubruk adalah jawaban untuk segala keriuhan dan tentunya nikmatnya juga tak kalah dengan metode lainnya.
Tak Perlu Alat Seduh ‘Khusus’
Kopi tubruk sangat direkomendasikan untuk kalian yang tidak memiliki alat seduh kopi. Pun sangat bisa dijadikan pilihan saat berpergian. Tubruk dengan simpel mampu memberi rasa yang nikmat, aroma yang melekat dan tentunya tak memerlukan remeh-temeh alat kopi yang mungkin belum kamu miliki.

Memberi Kenikmatan ‘Masa Lalu’
Untuk saya kopi tubruk membangkitkan sejuta kenangan akan masa lalu. Saya masih ingat betul menikmati kopi tubruk dengan sendok di gelas belimbing paman saya. Menikmati kopi tubruk menguraikan kenangan. Seperti ampas yang tertinggal di dasar cangkir, begitulah kenangan tak mampu pergi setiap saya meneguk kopi tubruk yang diseduh sendiri.
Bisa Ditemukan Di Mana Saja
Hebatnya kopi tubruk dia bisa kamu nikmati di mana saja di seluruh Indonesia. Kemana pun kamu pergi, ke tempat seterpencil apapun kamu menginjak kaki maka kopi tubruk hadir dengan beragam kenikmatan. Kopi tubruk di Takengon, sungguh beda nikmatnya dengan kopi tubruk di Solok. Pun kopi tubruk di Sidikalang, lain enaknya dengan kopi tubruk di rumah. Kopi tubruk memiliki ciri yang magis tergantung di mana dia disajikan.
Foto utama dari nj.com

